Jurnal Syntax Literate

Jurnal Syntax Literate

Basic info

  • Publisher: CV. Syntax Corporation
  • Country of publisher: indonesia
  • Date added to EuroPub: 2019/Mar/08

Subject and more

  • LCC Subject Category: Literature
  • Publisher's keywords: Literature
  • Language of fulltext: indonesian

Publication charges

  • Article Processing Charges (APCs): Yes 600.000 (I
  • Submission charges: No
  • Waiver policy for charges? No

Editorial information

Open access & licensing

  • Type of License: CC BY-ND
  • License terms
  • Open Access Statement: Yes
  • Year open access content began: 2016
  • Does the author retain unrestricted copyright? False
  • Does the author retain publishing rights? False

Best practice polices

  • Permanent article identifier: None
  • Content digitally archived in: Nopolicy
  • Deposit policy registered in: None

This journal has '369' articles

PARADIGMA PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI ( IT ) DALAM PROSES PEMBELAJARAN PAI UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN ( STUDY DI SMP NEGERI 2 CILEDUG KABUPATEN CIREBON)

PARADIGMA PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI ( IT ) DALAM PROSES PEMBELAJARAN PAI UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN ( STUDY DI SMP NEGERI 2 CILEDUG KABUPATEN CIREBON)

Authors: Agus Muhibudin
( 0 downloads)
Abstract

Teknologi informasi merupakan salah satu faktor yang dapat menunjang keberhasilan proses belajar mengajar PAI. Terlihat ada suatu kesenjangan dalam pengajaran PAI diberbagai lembaga pendidikan, Guru PAI di SMP Negeri 2 Ciledug Kabupaten Cirebon belum bisa memanfaatkan teknologi informasi dalam mengajar. Hal ini mengidentifikasikan ada yang bermasalah dengan kemampuan Guru PAI dalam memanfaatkan teknologi informasi. Oleh karena itu Guru berkewajiban meningkatkan kemampuannya dalam menggunakan teknologi informasi. Pemberian Pelatihan dan Pembinaan Teknologi Informasi untuk guru PAI sangatlah penting dilaksanakan, Mengingat Guru PAI belum bisa memanfaatkan dan menggunakan teknologi informasi sehingga proses belajar mengajar PAI masih bersifat klasik yang hanya menggunakan metode ceramah dan buku paket. Adapun cara yang efektif untuk mengembangkan pembelajaran PAI melalui teknologi informasi dengan cara mengadakan pelatihan tentang teknologi informasi dan mengadakan pelatihan pengembangan ke-PAI-an dalam menggunakan metode dan media yang kreatif dan efektif dengan mendatangkan para ahli di bidang pendidikan Agama Islam untuk meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam.

Keywords: Pembelajaran, Pemanfaatan, Peningkatan Mutu Pendidikan
PENGARUH BUDAYA JAWA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENUJU GOOD CORPORATE GOVERNANCE

PENGARUH BUDAYA JAWA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENUJU GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Authors: Ahmad Zaelani Adnan
( 0 downloads)
Abstract

Internalisasi budaya adalah suatu proses penanaman nilai atau budaya menjadi bagian diri atau orang yang bersangkutan, Jika sosialisasi lebih ke samping (horizontal) dan lebih kuantitatif maka internalisasi lebih bersifat vertikal dan kualitatif. Penanaman nilai internalisasi dapat di terapkan dengan berbagai didaktik-metodik, pendidikan dan pengajaran, seperti doktrinisasi, brain washing dan lain sebagainya. Budaya kuat mempunyai dampak yang lebih besar pada perilaku karyawan dan harus diinternalisasikan kepada para anggota sehingga dapat diwujudkan dalam pola perilaku sehari-hari. Karyawan harus tahu bahwa dalam perusahaan mempunyai budaya organisasi Dan semua orang yag menjadi bagiannya harus menghayati budaya organisasi tersebut. Proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh para pimpinan perusahaan yang terpengauh oleh budaya jawa mempunyai pertimbangan dari nilai rukun dan hormat. Nilai rukun: tujuannya adalah untuk mempertahankan masyarakat yang harmonis, selaras, tentram dan tenang tanpa perselisihan. Untuk itu semua individu diharapkan untuk berlaku rukun agar tidak menimbulkan ketegangan dalam masyarakat. Nilai Hormat, didasarkan pada pendapat bahwa semua hubungan dalam masyarakat harus teratur secara hirarkis dan setiap orang dalam berbicara dan berperilaku di kehidupan sehari-hari harus selalu mengimplementasikan sikap hormat terhadap orang lain sesuai dengan derajat dan kedudukannya.

Keywords: Budaya Jawa, BudayaOrganisasi, Pengambilan Keputusan
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BOLU KUKUS UBI JALAR UNGU DENGAN VARIASI SUBSTITUSI UBI JALAR UNGU DAN LAMA FERMENTASI

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BOLU KUKUS UBI JALAR UNGU DENGAN VARIASI SUBSTITUSI UBI JALAR UNGU DAN LAMA FERMENTASI

Authors: Anna Mardiana Handayani, Nanik Suhartatik, Kapti Rahayu
( 0 downloads)
Abstract

Pemanfaatan ubi jalar ungu masih terbatas untuk bahan pangan. Kandungan antosianin pada ubi jalar ungu memiliki sifat fungsional. Salah satu penganekaragaman produk olahan ubi jalar ungu adalah pembuatan bolu kukus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ubi jalar ungu terhadap karakteristik dan sifat antioksidatif bolu kukus. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu variasi substitusi ubi jalar ungu (25% b/b, 50% b/b, dan 75% b/b) dan faktor kedua yaitu variasi lama fermentasi (1,5 jam, 2 jam, dan 2,5 jam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik diperoleh dengan pertimbangan berdasarkan aktivitas antioksidan dan karakteristik bolu kukus yaitu variasi substitusi ubi jalar ungu 50 % dan lama fermentasi 1,5 jam memiliki kadar air 39,02 %, kadar lemak 1,78 %, kadar protein 12,74 %, kadar senyawa antioksidan 49,10 %, total antosianin 41,96 mg/kg, total fenol 150,15 mg asam galat/100g, nilai FRAP 0,960 %. Uji organoleptik terhadap bolu kukus ubi jalar ungu diperoleh sesuai dengan standart bolu yaitu warna bolu kukus ungu, rasa bolu terasa ubi jalar ungu, tekstur bolu lembut, kesukaan keseluruhan panelis menilai suka terhadap bolu kukus.

Keywords: Ubi jalar Ungu, Bolu Kukus, Antosianin, Antioksidan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KECEMASAN PADA LANJUT USIA DI PANTI WREDHA WELAS ASIH

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KECEMASAN PADA LANJUT USIA DI PANTI WREDHA WELAS ASIH

Authors: Hanan Sudiana
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini berdasarkan data sensus Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2010 diperoleh jumlah lanjut usia yang ada kurang lebih 110.790 jiwa yang terdiri dari 72.705 jiwa laki-laki dan 35.580 jiwa lansia perempuan. Hasil wawancara dengan beberapa lansia mengatakan bahwa mereka selalu memikirkan anak cucu mereka yang berada dirumah. Sehingga membuat meraka merasa cemas, kurang tidur, dan kadang bermimpi buruk. Hal-hal tersebut merupakan beberapa gejala awal kecemasan lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya kecemasan pada lanjut usia di Panti Wredha Welas Asih Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian adalah metode deskriptif asosiatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 60 orang dari 60 lansia yang dirawat di Panti Wredha Welas Asih Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2010. Analisa yang digunakan adalah uji chi square dengan hasil yang menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, kondisi fisik dengan kecemasan lanjut usia. Adapun kesimpulan dari penelitian adalah untuk menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi, dukungan sosial, dan dukungan keluarga dengan kecemasan lanjut usia di Panti Wredha Welas Asih Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2010.

Keywords: Umur, Jenis Kelamin, Pendidikan, Motivasi, Kondisi Fisik, Dukungan Sosial, Dukungan Keluarga, Kecemasan
THE USE OF SURVEY QUESTION READ RECITE REVIEW (SQ3R) STRATEGY TO ENHANCE THE LEARNERS MOTIVATION IN COMPREHENDING ANNOUNCEMENT TEXTS (THE CASE OF SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMPN 3 CIAWIGEBANG KUNINGAN)

THE USE OF SURVEY QUESTION READ RECITE REVIEW (SQ3R) STRATEGY TO ENHANCE THE LEARNERS MOTIVATION IN COMPREHENDING ANNOUNCEMENT TEXTS (THE CASE OF SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMPN 3 CIAWIGEBANG KUNINGAN)

Authors: Henni Rosa Triwardani
( 0 downloads)
Abstract

The aim of this study- to describe the implementation of SQ3R strategy in teaching reading of announcement texts, to describe the enhancement of students` motivation in reading announcement texts through the use SQ3R strategy, and to describe the students` enhancement of reading comprehension on announcement texts- was based on some weaknesses of students` vocabulary mastery and students` low score of reading comprehension that were found in classroom. The Subject was twenty eight of seventh grade students of SMPN 3 Ciawigebang Kuningan . By using Action Research approach, the research applied Planning, Action, Observation, and Reflection phases. It was conducted in two cycles in which each cycle consisted of three meetings. The data collection were administered through observation, questionnaire, interview, and reading comprehension pre-test and post-test. The results of study showed the implementation of SQ3R was good, students` motivation in following reading class was high, and students` reading comprehension score increased. The suggestion for future research is to conduct comparative research on SQ3R strategy to enhance students` reading comprehension between students with upper and lower ability.

Keywords: SQ3R Strategy, Reading, Announcement Text, Motivation
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI, PARITAS, TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN TRIMESTER

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI, PARITAS, TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN TRIMESTER

Authors: Ignatius Hapsoro Wirandoko
( 0 downloads)
Abstract

Antenatal care merupakan salah satu upaya mencegah kematian ibu dengan mendeteksi lebih dini terjadinya resiko tinggi kehamilan. Beberapa faktor untuk meningkatkan kepatuhan antenatal care diantaranya adalah dukungan suami, paritas pendidikan dan pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan trimester III. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami, paritas, tingkat pendidikan dan pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan trimester III dengan kepatuhan antenatal care di puskesmas Bojonggede Kabupaten Bogor. Metode penelitian yang digunakan disini ialah desain Cross Sectional yang menggunakan kuesioner sebagai data primer dan teknik purposive sampling yang dilaksanakan pada bulan Oktober-Desember 2014 yang ada di wilayah kerja puskesmas Bojonggede Kabupaten Bogor. Dari penelitian ini bisa diketahui bahwa 60 ibu hamil trimester III terdapat hubungan antara dukungan suami dengan kepatuhan antenatal care (p = 0,002), paritas dengan kepatuhan antenatal care (p = 0,013), pendidikan ibu hamil dengan kepatuhan antenatal care (p = 0,023), dan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan trimester III dengan kepatuhan antenatal care (p = 0,008). Hasil analisis multivariate didapatkan faktor secara mandiri yang bermakna terhadap kepatuhan antenatal care adalah dukungan suami (p = 0.008) dan Pengetahuan (p = 0.002). Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara dukungan suami, paritas, tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu hamil trimester III dengan kepatuhan antenatal care di puskesmas Bojonggede Kabupaten Bogor.

Keywords: Dukungan Suami, Paritas, Pendidikan, Pengetahuan, Kepatuhan Antenatal Care
KAJIAN AKTIVITAS ANTIMIKROBA MONOASILGLISEROL (MAG) DAN MONO-DIASILGLISEROL (MDAG) DARI MINYAK KELAPA DAN MINYAK INTI SAWIT

KAJIAN AKTIVITAS ANTIMIKROBA MONOASILGLISEROL (MAG) DAN MONO-DIASILGLISEROL (MDAG) DARI MINYAK KELAPA DAN MINYAK INTI SAWIT

Authors: Indriana Satya Mintarti, dan Slamet Hadi Kusumah
( 0 downloads)
Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi aktivitas antimikroba MAG dan MDAG dari minyak kelapa (CNO) dan minyak inti sawit (PKO) terhadap bakteri patogen. Bakteri yang digunakan untuk mengevaluasi aktivitas antimikroba adalah Salmonella typhimurium, Escherichia coli, Staphylococcus aureus, dan Bacillus cereus. Penelitian ini juga mencakup evaluasi aktivitas antimikroba MDAG-CNO terhadap E. coli pada berbagai pH yang berbeda dan kombinasinya dengan EDTA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAG, MDAG-CNO dan MDAG-PKO lebih potensial menghambat pertumbuhan bakteri Gram positif daripada terhadap bakteri Gram negatif. Aktivitas antimikroba MAG lebih potensial daripada MDAG. Peningkatan konsentrasi MAG dan MDAG sampai 200 mg/ml meningkatkan aktivitas antimikroba terhadap B. cereus dan S. aureus. Tetapi, peningkatan konsentrasi di atas 200 mg/ml tidak meningkatkan zona hambat, bahkan menurunkan zona hambat. Zona hambat pada S. typhimurium dapat diamati sampai konsentrasi 100 mg/ml untuk MDAG dan 200 mg/ml untuk MAG. Di atas konsentrasi tersebut, tidak ada penghambatan yang teramati. Tidak ada penghambatan pada E. coli pada semua konsentrasi MAG dan MDAG yang digunakan yaitu antara 12.5 - 400 mg/ml. Penurunan zona hambat seiring dengan peningkatan konsentrasi MAG dan MDAG mungkin terjadi karena kemampuan difusi pada media agar yang rendah pada konsentrasi tinggi. Penelitian lebih lanjut pada MDAG-CNO menunjukkan bahwa minimum inhibitory concentration (MIC) dari MDAG-CNO untuk B. cereus dan S. aureus adalah 17.5 mg/ml. Aktivitas antimikroba MDAG-CNO terhadap E. coli meningkat dengan menurunnya pH dan penambahan EDTA. Pada pH 3 dan konsentrasi MDAG 400 mg/ml, E. coli dapat diinaktivasi. Dengan penambahan EDTA, konsentrasi MDAG yang sama dapat menginaktivasi E. coli pada pH 4.

Keywords: MAG, MDAG, CNO, PKO, aktivitas antimikroba
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN RPP MELALUI FOCUSSED GROUP DISCUSSION DI MA BAITURRAHMAN GARUT

UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN RPP MELALUI FOCUSSED GROUP DISCUSSION DI MA BAITURRAHMAN GARUT

Authors: Jajang
( 0 downloads)
Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan dan observasi yang dilaksanakan di MA Baeturrahman Kecamatan Leles Garut, teridentifikasi masalah yaitu guru-guru dalam menyusun RPP masih kebingungan dan kesulitan. Sehingga berdampak dalam menyusun RPP tidak mengikuti perkembangan, dan belum memuaskan serta belum mengikuti pengembangan RPP yang baik dan benar. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun silabus dan RPP tersebut, dilakukan dengan cara Focussed Group Discussion (FGD) melalui penelitian tindakan sekolah. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari empat kegiatan, yaitu (1) Perencanaan, untuk mengidentifikasi masalah/ kasus dan merencanakan kegiatan pembinaan seperti mempersiapkan perangkat pembinaan, membuat alat evaluasi dan instrumen penelitian. (2) Pelaksanaan, yaitu melaksanakan kegiatan pembinaan dengan Kelompok Diskusi Terfokus untuk menyusun RRP. (3) Observasi, yaitu mengamati kegiatan dan hasil pembinaan. (4) Refleksi, yaitu menganalisa data hasil kegiatan dan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwan tingkat kelayakan penyusunan RPP hanya mencapai 43.33% cukup layak pakai dan 56,67 % kurang layak pakai. Hasil siklus I tingkat kelayakan penyusunan RPP mengalami peningkatan yaitu mencapai 73,33 % cukup layak pakai dan 16,67 kurang layak pakai. Hasil siklus II tingkat kelayakan penyusunan RPP mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu mencapai 50 % sangat layak pakai, 50 % layak pakai. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa hipotesis tindakan terbukti, yaitu Penerapan Model Focussed Group Discussion (Diskusi Kelompok Terfokus) dalam menyusun RPP dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan kompetensi Guru MA Baeturrahman Kecamatan Leles Garut.

Keywords: Focussed Group Discussion, RPP, Menyusun RPP
VARIASI RASIO BUBUR PISANG DAN PENAMBAHAN COKLAT BUBUK PADA PEMBUATAN ES KRIM

VARIASI RASIO BUBUR PISANG DAN PENAMBAHAN COKLAT BUBUK PADA PEMBUATAN ES KRIM

Authors: Lena Ahdiani Hayati
( 0 downloads)
Abstract

Dalam penelitian ini ditemukan bahwa rasio adonan es krim – bubur pisang 100 : 0 memiliki tingkat lelehan senilai 28,3, sedang pada rasio adonan es krim – bubur pisang 60 : 40 tingkat lelehan naik menjadi 33,8. Jika dapat disimpulkan, semakin tinggi volume bubur pisang dalam adonan es krim, maka semakin baik tingkat lelehan es krim. Artinya, jika semakin baik tingkat lelehan es krim, maka semakin lama es krim tersebut meleleh. Di samping memiliki andil dalam menjaga tingkat lelehan es krim, bubur pisang dan coklat bubuk pun memiliki pengaruh pada rasa, tekstur, dan tingkat kepadatan es krim. Hal ini terbukti dengan adanya perbedaan di nilai ketiganya setelah ada penambahan bubur pisang dan bubuk coklat. Untuk rasa, adonan es krim tanpa bubur pisang memiliki rerata rasa senilai 39,1, sedang setelah ditambahkan bubur pisang dan bubuk coklat dengan rasio sebesar 80 : 20– nilai rasa kemudian meningkat menjadi 31,9. Pun dengan tekstur. Setelah penambahan bubur pisang, tekstur es krim yang tadinya 30,60 menjadi 30,08 setelah adonan es krim ditambahkan bubur pisang dengan rasio 80 : 20. Pengaruh juga terjadi pada tingkat kepadatan es krim. Dimana sebelum ada penambahan bubur pisang, nilai kepadatan es krim berkisar di angka 32,9. Sedang setelah ada penambahan bubur pisang –dengan rasio 80 : 20– nilai kepadatan es krim pun menurun menjadi 25,4. Dengan adanya hal tersebut dapat disimpulkan bahwa bubur pisang sangat berpengaruh pada proses pembuatan es krim. Sebab, dengan penambahan bubur pisang dan bubuk coklat yang cukup, tingkatan rasa, tekstur, kepadatan, dan tingkat lelehan.

Keywords: Bubur Pisang, Bubuk Coklat, Pembuatan Es Krim
HUKUM ZONA EKONOMI EKSKLUSIF DAN HAK INDONESIA MENURUT UNDANG-UNDANG RI NOMOR 5 TAHUN 1983

HUKUM ZONA EKONOMI EKSKLUSIF DAN HAK INDONESIA MENURUT UNDANG-UNDANG RI NOMOR 5 TAHUN 1983

Authors: Parihutantua Simarmata
( 0 downloads)
Abstract

Indonesia adalah salah satu dari sekian banyak negara maritim yang ada di dunia. Sebagai negara maritim, Indonesia juga memiliki ZEE, atau yang biasa disebut dengan Zona Ekonomi Eksklusif. ZEE atau Zona Ekonomi Eksklusif di Indonesia sendiri terbilang luas, bahkan sangat luas. Luas ZEE Indonesia yang tak sempit tentu jadi sebuah tantangan tersendiri. Sebab, dengan luas yang dimilikinya, Indonesia bisa saja menjadi tempat terbaik untuk melakukan kegiatan yang condong ke kejahatan laut seperti pencurian ikan, perusakan ekosistem perairan dan sebagainya. Oleh karena hal itu, untuk melindungan keamanan, keseltarian, dan kelangsungan ekosistem di ZEE, Indonesia juga membuat Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1983 tentang tata kelola dan penegakan hukum di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif atau ZEE. Undang-undang tersebut merupakan aturan yang membahas tentang berbagai hal seputar aturan umum, penetapan batas, hak berdaulat, yurisdiksi dan kewenangan, kegiatan yang boleh dilakukan, ganti rugi, penegakan hukum, ketetapan pidana, ketentuan nominal denda, pengajuan permohonan pelepasan tersangka yang ditahan, perizinan, pengawasan, dan berbagai hal yang bersinggungan dengan pemanfaatan, pengelolaan dan pelestarian di Zona Ekonomi Eksklusif milik Indonesia. Dengan adanya perundang-undangan ini, Indonesia sebagai salah satu negara pantai berhak dan berkewajiban melakukan hal-hal yang disebutkan dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1983 seputar tata kelola dan penegakan hukum di Zona Ekonomi Eksklusif. Di luar daripada itu, perundang-undangan ini juga bertujuan untuk melaksanakan hak Indonesia sebagai salah satu negara yang berdaulat.

Keywords: Hukum zona ekonomi eksklusif, zona ekonomi eksklusif
PENGARUH HARGA CABAI TERHADAP TINGKAT INFLASI DI INDONESIA TAHUN 2016

PENGARUH HARGA CABAI TERHADAP TINGKAT INFLASI DI INDONESIA TAHUN 2016

Authors: Rusmadi
( 0 downloads)
Abstract

Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatat inflasi pada akhir tahun 2016 sebesar 0,46% pada bulan November atau naik dari belan sebelumnya 0,14%. Adapun tingkat inflasi dari januari-November mencapai 2,59%. Perwakilan BPS Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo memberikan penjelasan tentang kejadian inflasi ekonomi Indonesia “inflasi dari tahun ketahun tercatat 2,86%, angka ini masih dalam target Bank Indonesia dan Pemerintah. Ia menuturkan dari beberapa kota di Indonesia 78 kota alami inflasi dan 4 kota alami deflasi. Kota yang mengalami inflasi tertinggi adalah Manado 2,86% dan terendah di Kota Singkawang 0,05%, sedangkan deflasi tertinggi terjadi di kota Bau-bau 1,54%. Berdasarkan kajian diatas dapat kita tarik kesimpulan bahwasanya salah satu faktor yang mempengaruhi naiknya inflasi adalah naiknya harga komiditi pasar, dalam hal ini adalah naiknya komiditi bahan pangan yaitu cabai merah, Penyebab utama tingginya harga cabai adalah faktor cuaca yang ekstrem. Meningkatnya curah hujan menyebabkan tanaman cabai busuk berdampak pada produksi cabai berkurang. Cara yang dilakukan untuk dapat mengatasi permasalahan naiknya harga cabai adalah dengan mengambil tindakan stabilisasi harga pangan nasional dan pemerintah membina dan bersinergi dengan para petani agar pemerintah mengetahui akar permasalahan yang dihadapi ilangsung oleh petani.

Keywords: Photograph, diary, recount writing
MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA DI PERUSAHAAN JASA SURVEY

MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA DI PERUSAHAAN JASA SURVEY

Authors: Suhendra Afriandi
( 0 downloads)
Abstract

Suatu perusaandalam melaksanakan kegiatannya akan berusaha mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Keberhasilan berbagai aktivitas di dalam perusahaan dalam mencapai tujuan bukan hanya tergantung pada keunggulan teknologi, dana operasi, sarana ataupun prasarana yang dimiliki, melainkan juga tergantung pada aspek sumber daya manusia. Produktivitas kerja merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh pihak perusahaan bila menginginkan setiap karyawan dapat memberikan andil positif terhadap pencapaian tujuan perusahaan, karena dengan adamya produktivitas kerja seorang karyawan maka tujuan utama perusahaan tersebut akan tercapai maksimal. Makalah ini membahas studi kasus perlunya produktivitas kerja karyawan di lingkungan PT Surveyor Indonesia (Persero) Cabang Rembang. Penilaian kinerja berdasarkan pada tingkat pendidikan dan tingkat kehadiran karyawan yang menjadi tolak ukur pencapaian produktivitas kerja. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa kualitas pendidikan yang dimiliki yang dimiliki oleh karyawan PT Surveyor Indonesia tidak diimbangi dengan tingginya pencapaian kinerja karyawan secara maksimal. Hal tersebut dapat dilihat pada tingginya ketidak hadiran/absen kryawan di lingkungan PT Surveyor Indonesia Cabang Rembang, yang berarti bahwa tingkat produktivitas kerja mereka semakin rendah dan tidak efektif sehingga produktivitas kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan belum terlaksana dengan baik.

Keywords: Produktivitas Kerja, Sumber Daya Manusia
PENGARUH BUDAYA JAWA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENUJU GOOD CORPORATE GOVERNANCE.

PENGARUH BUDAYA JAWA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENUJU GOOD CORPORATE GOVERNANCE.

Authors: Ahmad Zaelani Adnan
( 0 downloads)
Abstract

Internalisasi budaya adalah suatu proses penanaman nilai atau budaya menjadi bagian diri atau orang yang bersangkutan, Jika sosialisasi lebih ke samping (horizontal) dan lebih kuantitatif maka internalisasi lebih bersifat vertikal dan kualitatif. Penanaman nilai internalisasi dapat di terapkan dengan berbagai didaktik-metodik, pendidikan dan pengajaran, seperti doktrinisasi, brain washing dan lain sebagainya. Budaya kuat mempunyai dampak yang lebih besar pada perilaku karyawan dan harus diinternalisasikan kepada para anggota sehingga dapat diwujudkan dalam pola perilaku sehari-hari. Karyawan harus tahu bahwa dalam perusahaan mempunyai budaya organisasi Dan semua orang yag menjadi bagiannya harus menghayati budaya organisasi tersebut. Proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh para pimpinan perusahaan yang terpengauh oleh budaya jawa mempunyai pertimbangan dari nilai rukun dan hormat. Nilai rukun: tujuannya adalah untuk mempertahankan masyarakat yang harmonis, selaras, tentram dan tenang tanpa perselisihan. Untuk itu semua individu diharapkan untuk berlaku rukun agar tidak menimbulkan ketegangan dalam masyarakat. Nilai Hormat, didasarkan pada pendapat bahwa semua hubungan dalam masyarakat harus teratur secara hirarkis dan setiap orang dalam berbicara dan berperilaku di kehidupan sehari-hari harus selalu mengimplementasikan sikap hormat terhadap orang lain sesuai dengan derajat dan kedudukannya.

Keywords: Budaya Jawa, BudayaOrganisasi, Pengambilan Keputusan
PENGARUH STRATEGI PROMOSI DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (STUDI DI PT SARANA PANCA KARYA NUSA DISTRIBUTOR KABUPATEN MAJALENGKA)

PENGARUH STRATEGI PROMOSI DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (STUDI DI PT SARANA PANCA KARYA NUSA DISTRIBUTOR KABUPATEN MAJALENGKA)

Authors: Ahmad Kamaludin
( 0 downloads)
Abstract

Strategi promosi dan kualitas produk adalah kedua hal yang tak bisa dilepaskan dalam proses penjualan produk, khususnya penjualan produk buku pelajaran sekolah dasar terbitan PT Sarana Panca Karya Nusa. Di samping saling terikat satu sama lain, kedua hal ini juga memberi pengaruh pada keputusan pembelian tersebut. Sebagaimana yang dipaparkan analisis dalam penelitian ini, strategi promosi personal selling mampu memberi pengaruh sebesar 26,99% terhadap keputusan pembelian produk. Sementara kualitas produk hanya mampu memberikan pengaruh sebesar 25,29% saja terhadap keputusan pembelian produk. Tapi, jika ditinjau lebih jauh, penerapan kedua hal tadi masih kurang maksimal. Sebab masih ada beberapa indikator yang menunjukkan angka di bawah espektasi penulis dan pemilik perusahaan. Walau demikian, disiplinnya perusahaan dalam menerapkan strategi promosi dan kualitas produk membuat penjualan buku pelajaran sekolah dasar terbitan PT Sarana Panca Karya Nusa masih lumayan tinggi, hal ini dibuktikan dengan bertenggernya PT Sarana Panca Karya Nusa di daftar penerbit buku terlaris di wilayah Kabupaten Majalengka pada tahun 2007 (dinas pendidikan Kabupaten Majalengka: 2007).

Keywords: Strategi Promosi, Kualitas Produk, Keputusan Pembelian
ANALISIS TINDAK PIDANA PENISTAAN AGAMA DAN SANKSI BAGI PELAKU PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DI INDONESIA

ANALISIS TINDAK PIDANA PENISTAAN AGAMA DAN SANKSI BAGI PELAKU PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DI INDONESIA

Authors: Andi Lala
( 0 downloads)
Abstract

Di dalam Pancasila khususnya pada sila pertama, Indonesia memberikan jaminan kepada seluruh warganya untuk menganut dan/atau menjalankan agama sesuai aturan yang telah ditentukan. Selain di dalam Pancasila, kebebasan dalam hal beragama juga dijamin dalam Undang Undang Dasar 1945 (UUD 1945) amandemen kedua pasal 28E ayat 1 dan 2 yang menjelaskan bahwa tiap warga negara mempunyai kebebasan dalam hal memeluk dan/atau menjalankan agama yang diyakininya. Meskipun kebebasan tentang beragama telah terjamin dalam Pancasila dan UUD 1945, namun kenyataannya permasalahan-permasalahan di masyarakat yang bertalian dengan agama masih terjadi, seperti halnya penghinaan, merendahkan kepercayaan suatu kelompok hingga masalah yang bertalian dengan tempat ibadah suatu agama. Sebagai upaya guna mencegah serta menanggulangi hal tersebut, pemerintah memberikan payung hukum terhadap permasalahan-permasalahan yang bertalian dengan agama yang termaktub dalam pasal 156, 156a dan 157 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang mengenai pidana penistaan agama.

Keywords: Penistaan Agama

About Europub

EuroPub is a comprehensive, multipurpose database covering scholarly literature, with indexed records from active, authoritative journals, and indexes articles from journals all over the world. The result is an exhaustive database that assists research in every field. Easy access to a vast database at one place, reduces searching and data reviewing time considerably and helps authors in preparing new articles to a great extent. EuroPub aims at increasing the visibility of open access scholarly journals, thereby promoting their increased usage and impact.