VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan

VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan

Basic info

  • Publisher: LPPM STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
  • Country of publisher: indonesia
  • Date added to EuroPub: 2019/May/17

Subject and more

  • LCC Subject Category: Education
  • Publisher's keywords: Education and Teaching, Learning Theory, Educational Multimedia, Learning Theory, Class Action Research (CAR), E-Learning, Curriculum
  • Language of fulltext: indonesian
  • Full-text formats available: PDF

Publication charges

  • Article Processing Charges (APCs): No
  • Submission charges: No
  • Waiver policy for charges? No

Editorial information

Open access & licensing

  • Type of License: CC BY-SA
  • License terms
  • Open Access Statement: Yes
  • Year open access content began: 2013
  • Does the author retain unrestricted copyright? False
  • Does the author retain publishing rights? False

Best practice polices

  • Permanent article identifier: DOI
  • Content digitally archived in: Nopolicy
  • Deposit policy registered in: None

This journal has '83' articles

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPA MENGGUNAKAN MEDIA PAPAN FLANNEL DENGAN MATERI PERUBAHAN SIFAT BENDA PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 09 TANJUNG ARAK KABUPATEN MELAWI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPA MENGGUNAKAN MEDIA PAPAN FLANNEL DENGAN MATERI PERUBAHAN SIFAT BENDA PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 09 TANJUNG ARAK KABUPATEN MELAWI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Authors: Andri Andri, Hari Harmawan
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPA menggunakan media papan flannel pada siswa kelas III SD Negeri 09 Tanjung Arak tahun pelajaran 2015/2016. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakkan Kelas (PTK) dengan Pendekatan Kualitatif. Teknik pengumpul data yang digunakan yaitu teknik observasi langsung, teknik pengukuran dan studi dokumentasi. Alat pengumpul data yang digunakan adalah lembar observasi, lembar tes, lembar wawancara dan dokumen. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus, setiap siklus ada dua pertemuan dengan empat tahap yaitu perencanaan, tindakkan, evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian diperoleh pada tes pra-penelitian nilai rata-rata yang diperoleh 57,03 setelah diberi perlakuan dengan media papan flannel, pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 79,23 sedangkan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 87,69. Berdasarkan hasil data penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa: ada peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA menggunakan media papan flannel dikelas III SD Negeri 09 Tanjung Arak Kabupaten Melawi Tahun Pelajaran 2014/2015

Keywords: hasil belajar, IPA, papan flannel
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI UANG DAN BANK DI KELAS XA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI I KAYAN HILIR TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI UANG DAN BANK DI KELAS XA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI I KAYAN HILIR TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Authors: Avelius Dominggus Sore, Seli Marselina
( 0 downloads)
Abstract

Fokus masalah dalam penelitian ini adalah 1. Penerapan Model Pembelajaran Make a Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Uang Dan Bank di Kelas XA Sekolah Menengah Atas Negeri I Kayan Hilir Tahun Pelajaran 2014/2015. Tujuan umum yaitu untuk mengetahui bagaimanakah Penerapan Model PembelajaranMake a Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Uang Dan Bank di Kelas XA Sekolah Menengah Atas Negeri I Kayan Hilir Tahun Pelajaran 2014/2015”.Variabel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus.. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, teknik pengukuran dan teknik komunikasi langsung, sedangkan alat pengumpul data berupa lembar observasi, lembar tes dan lembar wawancara. Adapun hasil dari penelitian ini sebagai berikut: 1). Proses pelaksanaan model pembelajaranMake a Matchdi Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kayan Hilir pada materi uang dan bank memiliki aktivitas belajar siswa yang tinggi dengan diterapkannya model pembelajaran Make a Match. Hal ini dibuktikan dengan keadaan belajar siswa yang selalu tenang dan aktif dalam belajarnya. 2) Hasil belajar siswa Kelas XA Sekolah Menengah Atas Negeri 1 kayan hilir dengan diterapkannya model Make a Match pada materi Uang dan Bank menunjukkan nilai rata-rata untuk siklus I sebesar 68,91 dan siklus II sebesar 74,06. 3) terjadi peningkatan hasil belajar siswa dengan diterapkannya model pembelajaran Make A Match pada siswa Kelas XA Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kayan Hilir pada materi uang dan bank. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata ketuntasan klasikal yakni pada siklus I diperoleh 68,75% (22 siswa) yang tuntas dan pada siklus II meningkat menjadi 90,62% (29siswa) yang tuntas.

Keywords: odel Make a Match, siswa
PENGARUH MEDIA PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA SUB MATERI BUDAYA DEMOKRASI DI KELAS XI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 TANAH PINOH TAHUN PELAJARAN 2015/2016

PENGARUH MEDIA PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA SUB MATERI BUDAYA DEMOKRASI DI KELAS XI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 TANAH PINOH TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Authors: Ayu Lestari, Agusta Kurniati, Dwi Cahyadi Wibowo
( 0 downloads)
Abstract

Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen (Quasi Exsperimental). Dengan rancangan penelitianNonequivalent Control Group Design. Populasi yang menjadi sumber data adalah seluruh siswa kelas XI IPSberjumlah 97 orang. Sampel penelitian ini adalah kelas XI IPS 1 berjumlah 34 orang sebagai kelas eksperimen dan XI IPS 2 berjumlah 32 orang sebagai kelas kontrol. sampel dipilih secara nonprobability sampling. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi langsung, teknik pengukuran, teknik komunikasi tidak langsung dan teknik dokumentasi. Alat pengumpul data berupa lembar observasi, soal tes, angket dan dokumen. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) Persentase total observasi aktivitas guru untuk kedua pertemuan yaitu 100% dan persentase total observasi aktivitas siswa pada kedua pertemuan yaitu 92,18%. (2) Nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 53,02dan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 82,35. (3) Nilai rata-rata pretest kelas kontrol sebesar 54,37 dan nilai rata-rata posttest kelas kontrol sebesar 55,75. (4) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen dan kontrol pada pengukuran awal (pretest) yaitu –Ztabel Zhitung +Ztabel = -1,96 -2,00 1,96, sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. (5) Terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar kognitif siswakelas eksperimen dan kontrol pada pengukuran akhir (posttest) yaitu –Ztabel Zhitung +Ztabel = -1,96 44,18 1,96, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak.(6) Persentase total data angket sebesar 91,63% dengan kriteria penilaian sangat kuat, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan media peta konsep mendapat respon yang sangat baik dari siswa-siswi kelas XI IPS 1 SMAN1 Tanah Pinoh.

Keywords: Media Peta Konsep, Hasil Belajar Kognitif
HUBUNGAN ANTARA RASA PERCAYA DIRI DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS XI SEKOLAH MENENGAH ATAS KARYA SEKADAU TAHUN PELAJARAN 2014/2015

HUBUNGAN ANTARA RASA PERCAYA DIRI DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS XI SEKOLAH MENENGAH ATAS KARYA SEKADAU TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Authors: Fransiska Regina, Dessy Triana Relita, Agusta Kurniati
( 0 downloads)
Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Antara Rasa Percaya Diri Dengan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Atas Karya Sekadau Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan bentuk penelitiannya studi korelasi. Berdasarkan hasil rata-rata rasa percaya diri diperoleh sebesar 79,05 dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa rasa percaya diri siswa tergolong baik. Sedangkan hasil tes hasil belajar siswa diperoleh sebesar 87,54 sehingga dapat disimpulkan bahwa kelas XI (yang dijadikan sampel) memiliki hasil belajar yang tergolong sangat baik. Hasil koefisien korelasinya diperoleh nilai 0,568 (kategori cukup kuat) sehingga koefisien determinasinya berjumlah 32,26%. Sedangkan hipotesis diuji dengan menguji uji-t, dengan memperoleh hasil t-hitung = 5,47, t-tabel 2,000, n=65 sehingga dk=63, α (taraf signifikansi) = 5%. Berdasarkan uji-t tersebut maka kesimpulan yang diperoleh adalah menerima Ha karena t-hitung > t-tabel (5,47 > 2,000). Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara rasa percaya diri dengan hasil belajar siswa.

Keywords: Rasa Percaya Diri dan Hasil Belajar
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL BUDIDAYA IKAN LELE KOLAM TERPAL

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL BUDIDAYA IKAN LELE KOLAM TERPAL

Authors: Emilia Dewiwati Pelipa
( 0 downloads)
Abstract

Dalam rangka memberdayakan kembali potensi ekonomi lokal maka diperlukan terobosan dalam memanfaatkan setiap kelebihan dan peluang untuk menciptakan kegiatan usaha. Kota Sintang memiliki potensi pasar yang sangat baik, namun belum banyak masyarakat yang mampu mengisi potensi tersebut. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan membudidayakan Ikan lele kolam terpal. Usaha ini dipandang sesuai untuk dikembangkan oleh masyarakat yang memiliki lahan sempit didaerah perkotaan, karena dapat memanfaatkan pekaranggan rumah sebagai lokasinya. Berdasarkan hasil analisis aspek finansial usaha budidaya ikan lele kolam terpal layak untuk dilaksanakan karena Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan rumus NPV diperoleh nilai aliran kas bersih yang sudah didiskontokan sebesar Rp. 2.253.581,17. Berdasarkan metode IRR dihasilkan PV sebesar 9,87 % lebih besar dari tingkat bunga deposito bank 8% per tahun atau 2 % persen untuk tiga bulan siklus produksi. Berdasarkan perhitungan PI didapat indeks sebesar 1,07 lebih besar dari 1 ini menunjukkan bahwa PVNCF dan PVTCF bisa menutup II, dan berdasarkan perhitungan DPP, PVNCF mampu menutupi II dalam waktu 9 bulan 6 hari. Meningkatkan potensi ekonomi lokal lewat budidaya ikan lele dapat dilakukan dengan cara mendesain pekarangan sebagai sumber pemenuhan ekonomi keluarga sekaligus sebagai tempat rekreasi, mengolah hasil budidaya ikan lele menjadi camilan khas daerah dan menjadikan kota Sintang sebagai Suplayer tetap ikan lele.

Keywords: Analisis Finansial, potensi Ekonomi lokal, lele
PENINGKATAN PEMAHAMAN SAINS SISWA MELALUI PENERAPAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA PEMBELAJARAN SAINS DI SD NEGERI NO. 03 RANYAI HILIR KECAMATAN SEBERUANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016

PENINGKATAN PEMAHAMAN SAINS SISWA MELALUI PENERAPAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA PEMBELAJARAN SAINS DI SD NEGERI NO. 03 RANYAI HILIR KECAMATAN SEBERUANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Authors: Nelly Wedyawati, Didin Syafruddin, Thomas Dedi
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan keterampilan proses sains (KPS), aktivitas, respon belajar dan peningkatan pemahaman sains siswa di Sekolah Dasar Negeri 03 Ranyai Hilir Kecamatan Seberuang. Penelitian adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek adalah siswa kelas III yang berjumlah 19 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi langsung, komunikasi tidak langsung, pengukuran dan dokument. Alat pengumpulan data yaitu lembar observasi, angket respon, tes tertulis dan dokumentasi. Hasil rekapitulasi observasi aktivitas guru meningkat dari 71% menjadi 88%. Aktivitas belajar siswa meningkat dari 47% menjadi 74%. Respon siswa sebesar 83% menunjukan siswa sangat senang dengan penerapan pendekatan KPS. Hasil soal tes prasiklus pemahaman siswa rata-rata 53,31, meningkat menjadi 58,73%, meningkat 73,21. Kesimpulkan penerapan pendekatan Keterampilan Proses Sains (KPS) dapat meningkatkan pemahaman pada materi ciri-ciri dan kebutuhan makhluk hidup.

Keywords: Pemahaman, Pendekatan, Keterampilan Proses, Sains
THE EFFECT OF ENGAGE, STUDY, ACTIVATE (ESA) METHOD TO WRITING RECOUNT TEXT IN EIGHT GRADES OF MTSN 1 PONTIANAK

THE EFFECT OF ENGAGE, STUDY, ACTIVATE (ESA) METHOD TO WRITING RECOUNT TEXT IN EIGHT GRADES OF MTSN 1 PONTIANAK

Authors: Yokie Prasetya Dharma
( 0 downloads)
Abstract

The objectives in this research are; to find out whether there is significant difference in writing skill between the students who are taught by using ESA and those who are taught without using ESA. This research is an experimental research which held at MTs N 1 Pontianak, West Kalimantan. The research subjects are eight grade students. There are two groups in this research those are experimental group and control group, which class VIII B as the experimental group, that was taught by using Engage Study Activate (ESA) and class VIII A as the control group that was taught without using ESA. The mean score of the posttest in the experimental group is higher than pretest 50.60 > 35.93 and the mean score of the posttest in the control group is higher than pretest 43.27 > 40.67. It shows that the mean score of the posttest in the experimental group is higher than posttest of the control group 50.60 > 35.93. The result of t-test shows the result of p value is lower than the significant level .00 < .05 and t-test is higher than t table 5.934 > 2.045. therefore, the hypothesis is accepted. There is significant difference of writing recount text between the students who are taught using ESA and the students who are taught without using ESA of the Eight Grades Students of MTS N 1 Pontianak.

Keywords: Engage Study Activate (ESA), Writing Recount Text, Effect
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 27 SINTANG TAHUN PELAJARAN 2016/2017

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 27 SINTANG TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Authors: Andri Andri, Kusandi Kusandi
( 0 downloads)
Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SDN 27 Sintang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi seluruh siswa kelas IV SDN 27 Sintang yaitu Kelas IVA dan IVB sejumlah 56 dengan sampel kelas IVA sebagai kelas eksperimen dan IVB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi langsung, pengkuran, komunikasi tidak langsung dan dokumenter, alat pengumpul data berupa lembar observasi, soal tes, lembar angket dan dokumentasi. Setelah dilakukan penelitian penggunaan metode pembelajaran inkuiri terbimbing masuk kriteria baik dengan rata-rata 90,45%, hasil pretest siswa kelas eksprimen adalah 38,75 dan rata-rata posttest 79,46 sedangkan rata-rata pretest kelas kontrol 36,25 dan rata-rata posttest 70,53. Teknik pengolahan data menggunakan rumus uji t dua sampel. Berdasarkan pengujian hipotesis nilai posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh nilai thitung ˃ ttabel yaitu 2,9375 ˃ 2,011 maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh metode pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Hasil angket respon siswa diperoleh rata-rata nilai 85,57% dengan kategori sangat kuat.

Keywords: Inkuiri Terbimbing, Pemecahan Masalah, Matematika
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA SMP

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA SMP

Authors: Anita Sri Rejeki Hutagaol
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui efektifitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan melalui model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan disposisi matematis siswa dalam penelitian ini. 2) mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa menggunakan perangkat pembelajaran melalui model Pembelajaran Berbasis Masalah. 3) mengetahui peningkatan kemampuan disposisi matematis siswa menggunakan perangkat pembelajaran melalui model Pembelajaran Berbasis Masalah. Dari hasil uji pengembangan diperoleh hal-hal berikut: 1) perangkat pembelajaran yang praktis berdasakan hasil revisi dari tim ahli dan hasil wawancara, 2) memenuhi kriteria keefektifan berdasarkan hasil pengamatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran sebesar 3,53 kategori cukup baik, pencapaian persentase waktu ideal memenuhi kriteria batas toleransi 5%, hasil tes kemampuan pemahaman konsep matematis memenuhi ketuntasan klasikal sebesar 89,71, dan dari hasil angket respon siswa lebih besar dari 80% dengan kriteria sangat positif, 3) kemampuan disposisi matematis siswa dengan menggunakan perangkat pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi daripada kemampuan disposisi siswa sebelum menggunakan perangkat pembelajaran berbasis masalah.

Keywords: Perangkat Pembelajaran, PBM, Model Pengembangan 4-D, Kemampuan Pemahaman Konsep dan Disposisi Matematis
PENGARUH PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SINTANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016

PENGARUH PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SINTANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Authors: Aristo Sipin, Didin Syafruddin, Yasinta Lisa
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan berpikir kreatif siswa setelah menggunakan model pembelajaran active learning. Variabel bebas penelitian ini adalah “model pembelajaran active learning”, sedangkan variabel terikatnya adalah “kemampuan berpikir kreatif siswa”. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan bentuk penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi berjumlah 340 orang siswa, sedangkan sampel penelitian ini adalah 34 orang siswa kelas VIII E sebagai kelas ekspeimen dan 36 orang siswa kelas VIII F sebagai kelas kontrol dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampeling purposive. Teknik pengumpulan data menggunakn teknik observasi lansung, teknik pengukuran dan dokuumentasi. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi, soal tes dan angket. Nilai rata-rata pretest kelas eksperimen 31,15 dan rata-rata postest 74,94,sedangkan rata-rata pretest kelas kontrol 29 dan rata-rata postest 62,08.Sedangkan setelah dihitung secara statistik dengan menggunakan uji-z dengan α=0,05 maka diperoleh nilai Zhitung 2,26 > Ztabel 1,96 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan pembelajaran menggunakan model active learning terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi sistem pernapasan manusia.

Keywords: Kemampuan Berpikir Kreatif, Active Learning
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA EDUKATIF (APE)

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA EDUKATIF (APE)

Authors: Cici Nilawati, Warkintin Warkintin, Avelius Dominggus Sore
( 0 downloads)
Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan Penggunaan Alat Peraga Edukatif (APE) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi peran sebagai anggota keluarga pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan sosial (IPS) Kelas II Sekolah Dasar Negeri 23 Lundang Baru Tahun Pelajaran 2015/2016. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif bentuk penelitian tindakan kelas. Hasil Penelitian diperoleh Alat Peraga Edukatif (APE) dapat meningkatkan hasil belajar IPS Siswa materi peranan sebagai anggota kelurga berkategori sangat baik, siswa dapat berperan aktif. Peningkatan hasil belajar IPS dengan Alat Peraga Edukatif (APE) pada siklus I diperoleh hasil siswa rata-rata sebesar 62% dan meningkat pada siklus II mencapai 81% sehingga terjadi peningkatan hasil belajar 19%. Tingkat ketuntasan klasikal pada siklus I adalah 47% dari 8 orang siswa tidak tuntas dan 7 orang siswa yang tuntas. Pada siklus II sebanyak 14 siswa yang tuntas dan 1 orang tidak tuntas dan ketuntasan klasikal mencapai 94%. Respon siswa terhadap penggunaan Alat Peraga Edukatif (APE) menunjukan respon positif. Hal ini bahwa penggunaaan Alat Peraga Edukatif (APE) dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Keywords: Alat Peraga Edukatif (APE), Hasil Belajar Siswa
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PROYEK RESPON KREATIF DI KELAS VIII

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PROYEK RESPON KREATIF DI KELAS VIII

Authors: Dara Juia, Dwi Cahyadi Wibowo, Emilia Dewiwati Pelipa
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pokok bahasan memahami kedaulatan rakyat dan sistem pemerintahan di Indonesia melalui model proyek respon kreatif di kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Kayan Hilir tahun pelajaran 2014/2015. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan bentuk penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pada siklus I nilai maksimal 85, nilai minimal 40, nilai rata-rata 59,76 dan ketuntasan klasikal 61,90%. Pada siklus II nilai maksimal 90, nilai minimal 50, nilai rata-rata 68,1 dan ketuntasan klasikal 85,71%. Hasil peneitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan dalam prestasi belajar siswa melalui proyek respon kreatif di kelas VIII, hal ditunjukkan pada persentase peningkatan prestasi belajar pada: (1) pra-siklus dan siklus 1 sebesar 9,52%; (2) pada siklus 1 dan 2 sebesar 23,81%; (3) pada pra-siklus hingga siklus 2 sebesar 33,33%. Dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model proyek respon kreatif mampu meningkatkan aktifitas dan respon belajar siswa, sehingga prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn meningkat pula.

Keywords: Prestasi Belajar, Model Proyek Respon Kreatif
SURVEY KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA SD NEGERI 18 UPT IV SILAT HILIR SEBAGAI DASAR IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK JENJANG SEKOLAH DASAR

SURVEY KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA SD NEGERI 18 UPT IV SILAT HILIR SEBAGAI DASAR IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK JENJANG SEKOLAH DASAR

Authors: Eliana Yunitha Seran
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kecerdasan interpersonal siswa di SD Negeri 18 UPT IV Silat Hilir sebagai dasar impelementasi model pembelajaran kooperatif. Populasi siswa berjumlah 330 orang, sedangkan sampel 170 orang yang terdiri dari siswa kelas IV, V, dan VI. Analisa data menggunakan uji t dengan one tail test. Hasil penelitian menunjukkan persentase kecerdasan interpersonal siswa sebesar 72,03%. Berdasarkan perhitungan uji hipotesis tersebut diperoleh harga t hitung lebih besar dari harga t tabel yaitu 13,75 >1,65, maka Ho diterima dan Ha ditolak yang artinya kecerdasan interpersonal siswa SD Negeri 18 UPT IV Silat Hilir dalam upaya mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif untuk jenjang Sekolah Dasar lebih dari sama dengan 75% dari yang diharapkan.

Keywords: kecerdasan interpersonal, impelementasi model pembelajaran kooperatif SD
PENERAPAN MODEL TEAM GAME TOURNAMENT TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI BILANGAN ROMAWI DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 03 RANYAI HILIR TAHUN PELAJARAN 2015/2016

PENERAPAN MODEL TEAM GAME TOURNAMENT TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI BILANGAN ROMAWI DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 03 RANYAI HILIR TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Authors: Ericko Lestranda Putra Manalu, Hilarius Jago Duda, Andri Andri
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan Quasi eksperimental design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 03 Ranyai Hilir dengan jumlah siswa 36 orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik sampling jenuh. Siswa kelas IVa berjumlah 18 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IVb berjumlah 18 orang sebagai kelompok kontrol. Data dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian pada pengukuran awal kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu thitung = 0,138 ttabel = 2,032, artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol di pengukuran awal. Pada pengukuran akhir kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu thitung = 2,970 ttabel = 2,032, artinya analisis uji hipotesis pengukuran akhir pada kelas eksperimen dan kontrol dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar kognitif siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.

Keywords: Team Game Tournament, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar
KONTRIBUSI KONDISI SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DAN KOMPETENSI KEJURUAN TERHADAP PENINGKATAN MINAT BEKERJA PADA SISWA SMK KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN DI KOTA SINTANG

KONTRIBUSI KONDISI SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DAN KOMPETENSI KEJURUAN TERHADAP PENINGKATAN MINAT BEKERJA PADA SISWA SMK KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN DI KOTA SINTANG

Authors: Fatkhan Amirul Huda
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi kondisi sosial ekonomi orang tua dan kompetensi kejuruan terhadap peningkatan minat bekerja siswa.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi keseluruhan berjumlah 114 siswa dengan sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 77 siswa diambil secara proporsional menggunakan teknik Proportionate Random Sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari instrumen angket dan nilai. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (analisis jalur) dengan menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontribusi secara simultan kondisi sosial ekonomi orang tua dan kompetensi kejuruan terhadap minat kerja siswa, ditunjukkan dengan nilai signifikan sebesar 0,000. Hasil analisis juga menunjukkan terdapat kontribusi kondisi sosial ekonomi orang tua terhadap minat kerja dengan nilai signifikan 0,001 dengan kontribusi langsung sebesar 0,0882, dan kontribusi tidak langsung sebesar 0,04829. Ini berarti bahwa peran orang tua sangat penting untuk menumbuhkan minat kerja siswa. Hasil selanjutnya adalah ada kontribusi kompetensi kejuruan terhadap minat kerja siswa ditunjukkan dengan nilai signifikan 0,000 dengan kontribusi langsung sebesar 0,1239 dan kontribusi tidak langsung sebesar 0,0482. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa kompetensi kejuruan berkontribusi signifikan terhadap minat bekerja siswa. Jadi semakin baik nilai uji kompetensi siswa maka baik pula minatnya dalam program keahlian yang ditekuninya.

Keywords: Sosial Ekonomi Orang Tua, Kompetensi Kejuruan, Minat, dan Kerja

About Europub

EuroPub is a comprehensive, multipurpose database covering scholarly literature, with indexed records from active, authoritative journals, and indexes articles from journals all over the world. The result is an exhaustive database that assists research in every field. Easy access to a vast database at one place, reduces searching and data reviewing time considerably and helps authors in preparing new articles to a great extent. EuroPub aims at increasing the visibility of open access scholarly journals, thereby promoting their increased usage and impact.