PENGARUH BUDAYA KERJA TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI KERJA PADA PT.TELKOM INDONESIA,Tbk  PEMATANGSIANTAR

PENGARUH BUDAYA KERJA TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI KERJA PADA PT.TELKOM INDONESIA,Tbk PEMATANGSIANTAR

Journal

  • Journal title: Jurnal Ilmiah Accusi
  • ISSN: 2620-5815 (online)
  • Country of publisher: indonesia
  • Date added to EuroPub: 2020/Sep/11

Subject and more

  • LCC Subject Category: Economics
  • Publisher's keywords: Budaya kerja dan prestasi kerja
  • Language of fulltext:
  • Full-text formats available: PDF
  • Time From Submission to Publication:

AUTHORS

    Wahyu Wiranda, Vitryani Tarigan

FULL TEXT

To download PDF files Login to your Account.

ABSTRACT

Budaya kerja adalah cara pandang yang menumbuhkan keyakinan atas dasar nilai - nilai yang diyakini pegawai untuk mewujudkan prestasi kerja terbaik, dan pikiran untuk menghasilkan barang - barang atau jasa - jasa dengan memperoleh imbalan prestasi tertentu. Prestasi kerja adalah perwujudan dari hasil kerja seseorang yang akan menentukan perkembangan kariernya pada masa yang akan datang. Untuk menentukan sejauh mana perlu melakukan perubahan, langkah pertamanya adalah menganalisis budaya yang hidup dalam satuan kerja atau organisasi untuk memutuskan apa saja yang perlu diubah. Kedua adalah mengembangkan dan mengimplementasikan strategi perusahan. Namun seringkali pula ketika perubahan budaya dilakukan, kinerja yang dihasilkan tidak sesuai yang diharapkan. Bahkan akan mengganggu dan merusak budaya kerja sebelumnya. Berdasarkan analisa dan evaluasi yang telah dilakukan dari hasil penelitian terhadap 35 orang responden diperoleh bahwa secara rata - rata dari budaya kerja yang terdiri dari kejujuran adalah sebesar 0,245%, ketekunan sebesar0,429%, kreatifitas sebesar 0,060%, kedisiplinan sebesar 0,021%,iptek sebesar 0,035% sedangkan prestasi kerja sebesar 38,71% berdasarkan dari hasil analisa budaya kerja terhadap lima factor budaya kerja yang lebih dominan mempengaruhi adalah ketekunan dengan nilai persentase sebesar 0,429% maka dari itu dapat disimpulkan bahwa prestasi kerja masih jauh lebih besar dari budaya kerja. koefisien determinasi (adjusted R2) yang diperoleh sebesar 0,802 dipangkatkan dua (0,8022) maka didapat 0,564 atau 56,4%. Hal ini menunjukkan bahwa persentase sumbangan variabel independen (budaya kerja yang terdiri dari kejujuran, ketekunan, kreatifitas, kedisiplinan dan iptek) terhadap variabel dependen (prestasi kerja) sebesar 56,4% dengan variasi variabel independen yang digunakan dalam model (budaya kerja dan prestasi kerja) mampu menjelaskan 56,4% variabel dependen (prestasi kerja), sedangkan sisanya sebesar 43,6% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini

About Europub

EuroPub is a comprehensive, multipurpose database covering scholarly literature, with indexed records from active, authoritative journals, and indexes articles from journals all over the world. The result is an exhaustive database that assists research in every field. Easy access to a vast database at one place, reduces searching and data reviewing time considerably and helps authors in preparing new articles to a great extent. EuroPub aims at increasing the visibility of open access scholarly journals, thereby promoting their increased usage and impact.