HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika

HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika

Basic info

  • Publisher: Prodi Pendidikan Matematika STKIP Andi Matappa
  • Country of publisher: indonesia
  • Date added to EuroPub: 2019/Nov/23

Subject and more

  • LCC Subject Category: Mathematics Education, Education
  • Publisher's keywords: Education, Educational Technology, Educational Developments, Mathematics, Teacher Education
  • Language of fulltext: indonesian
  • Time from submission to publication: 9 weeks

Publication charges

  • Article Processing Charges (APCs): No
  • Submission charges: No
  • Waiver policy for charges? No

Open access & licensing

  • Type of License: CC BY-SA
  • License terms
  • Open Access Statement: Yes
  • Year open access content began: 2017
  • Does the author retain unrestricted copyright? False
  • Does the author retain publishing rights? False

Best practice polices

  • Permanent article identifier: DOI
  • Content digitally archived in: LOCKSS
  • Deposit policy registered in: None

This journal has '15' articles

PENGEMBANGAN BUKU AJAR STATISTIKA DENGAN SOFTWARE R UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PEMAHAMAN

PENGEMBANGAN BUKU AJAR STATISTIKA DENGAN SOFTWARE R UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PEMAHAMAN

Authors: Muhammad Taqwa, Akbar Taufik
(0 downloads)
Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan buku ajar yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Buku ajar ini sebagai penunjang perkuliahan statistika guna meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep statistika sehingga mahasiswa memiliki ketrampilan analisis data dengan software R secara mandiri. Prosedur pengembangan buku ajar ini terdiri atas 4 tahap yaitu : pendefinisian, perancangan, pengembangan dan penyebaran.. Materi buku ajar sesuai dengan rencana pembelajaran statistik yang ditampilkan dengan contoh dan software dengan R. Hasil penelitian yaitu (1) penilaian reviewer diperoleh skor validitas isi buku ajar adalah 0,81 yang berarti bahwa validitas isi buku ajar termasuk kategori tinggi dengan reliabilitas 0,89, sehingga buku ajar layak untuk digunakan sebagai alat penunjang kegiatan pembelajaran statistika matematika;(2) Buku ajar ini memiliki kriteria sangat praktis. Hal ini di jelaskan pada hasil uji kepraktisan oleh mahasiswa sehingga buku ajar layak digunakan pada perkuliahan statistika matematika; (3) Tidak ada peningkatan motivasi belajar mahasiswa pada matakuliah statistika matematika dengan perlakuan diajar menggunakan software R dan buku ajar statistika dengan R. Hal ini didukung oleh rata-rata ngain item motivasi belajar mahasiswa diperoleh yaitu -0,07 berada pada kategori rendah; (4) Tidak ada peningkatan pemahaman konsep mahasiswa pada matakuliah statistika matematika dengan perlakuan diajar menggunakan software R dan buku ajar statistika dengan R. Hal ini didukung oleh rata-rata ngain item pemahaman konsep mahasiswa diperoleh yaitu 0,25 berada pada kategori rendah.

Keywords: Buku; R; Motivasi Belajar; Pemahaman
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA

Authors: Indah Lestari, Noviana Ratna Putri
(0 downloads)
Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada kemampuan berpikir kritis siwa yang masih rendah, siswa cenderung mengalami kesulitan dalam menyelesaikan persoalan matematika yang berbentuk essay dengan penyelesaian yang membutuhkan kemampuan siswa dalam berpikir kritis. Solusi dalam permasalahan ini bisa dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran yang tepat, model pembelajaran Inquiry Based Learning menjadi solusi yang dilakukan peneliti untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis karena model ini menekankan pada proses berpikir kritis dan analisis untuk mencari dan menemukan jawaban dari suatu masalah yang dipermasalahkan Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 215 Jakarta Tahun Ajaran 2018/2019. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII G sebagai kelas eksperimen dan kelas VII F sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan teknik simple random sampling berjumlah 60 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument tes berupa soal essay berjumlah 10 soal yang telah melalui tahap validasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji-t. Penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran inquiry based learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematika.

Keywords: Inquiry Based Learning, Berpikir Kritis
MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BERMUATAN LITERASI MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA

MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BERMUATAN LITERASI MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA

Authors: Rusmining Rusmining
(0 downloads)
Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemapuan komunikasi matematika melalui penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) bermuatan literasi matematika. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian tindakan kelas. Tahapan dalam penelitian meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyelesaian yang masing-masing dilakukan pada tiga siklus, yaitu siklus I, siklus II, dan siklus III. Tahap perencanaan berupa pembuatan instrumen penelitian, tahap pelaksanaan berupa kegiatan di lokasi penelitian serta pengambilan data, dan tahap penyelesaian berupa refleksi kegiatan. Hasil penelitian antara lain: 1) pada siklus I, indikator keterlaksanaan pembelajaran sebesar 62,5% dan 63,33% mahasiswa dinyatakan tuntas belajar dengan rata-rata nilai 70,03. 2) Siklus II, indikator keterlaksanaan pembelajaran sebesar 75% dan sebanyak 70% mahasiswa tuntas dengan nilai rata-rata 72,55. 3) Siklus III, indikator keterlaksanaan pembelajaran sebesar 87,5% dan sebanyak 73,33% mahasiswa tuntas dengan nilai rata-rata 74,50.

Keywords: TPS, Literasi, Komunikasi
KOMUNIKASI MATEMATIS MELALUI KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER DAN THINK PAIR SHARE

KOMUNIKASI MATEMATIS MELALUI KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER DAN THINK PAIR SHARE

Authors: Bedilius Gunur, Karolina Santi
(0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; 1) mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius Ruteng; 2) mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe TPS efektif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius Ruteng; 3) membandingkan efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan model pembelajaran TPS terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius Ruteng. Desain penelitian yang digunakan adalah The Non Eqivalen Control Desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius dengan jumlah 60 orang yang tersebar dalam 2 kelas. Pengambilan sampel kelas dilakukan menggunakan teknik nonprobability sampling, dengan terlebih dahulu dilakukan uji kesetaraan kelas. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen yang berbentuk uraian dan menggunakan teknik tes. Sebelum melakukan teknik analisis dengan menggunakan terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji homogenitas dan uji normalitas. Hasil penelitian menunjukan, 1) model pembelajaran NHT efektif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, 2) model pembelajaran TPS efektif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, dan 3) model pembelajaran NHT lebih efektif daripada TPS ditinjau dari kemampuan komunikasi matematis siswa.

Keywords: NHT; TPS; Komunikasi Matematis
PENERAPAN SOFTWARE GEOGEBRA PADA PEMBELAJARAN TOPIK LINGKARAN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

PENERAPAN SOFTWARE GEOGEBRA PADA PEMBELAJARAN TOPIK LINGKARAN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

Authors: Desyarti Safarini TLS, Faqih Al Adyan
(0 downloads)
Abstract

Matematika merupakan salah satu bidang ilmu yang dianggap sulit oleh kebanyakan siswa, sehingga tidak sedikit siswa yang memperoleh hasil belajar matematika yang rendah. Penggunaan media pembelajaran dapat membantu siswa dalam memahami konsep matematika yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajarnya. Penelitian ini mengkaji mengenai penerapan media software GeoGebra pada pembelajaran topik lingkaran di suatu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jakarta dan mendeskripsikan tentang bagaimana hasil belajar siswa dapat meningkat melalui pembelajaran tersebut. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif dengan teknik analisa data model Miles dan Huberman dan melalui proses triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan media software GeoGebra dapat membantu siswa dalam memahami materi pada topik lingkaran, sehingga hasil belajar siswa meningkat sebesar 30%.

Keywords: software GeoGebra, lingkaran, hasil belajar
PELEVELAN LAPISAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS X

PELEVELAN LAPISAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS X

Authors: Novisita Ratu
(0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menempatkan pemahaman konsep siswa kedalam level lapisan pemahaman konsep matematika. Lapisan pemahaman konsep pada penelitian ini berdasarkan pada teori Pirie&Kieren yang terdiri dari primitive knowing, image making, image having, property noticing, formalizing, observing, structuring, inventising. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian siswa kelas X MIPA 7 SMAN 1 Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan Sebesar 54,3% siswa atau sebanyak 19 orang siswa berada pada level tertinggi yaitu inventising, sebesar 22,8% siswa atau sebanyak 8 orang siswa pada level structuring, sebesar 2,9% siswa atau sebanyak 1 orang siswa pada level Observing, sebesar 2,9 % siswa pada level formalising, sebesar 14,2% siswa atau sebanyak 5 orang siswa pada level primitive noticing, sebesar 2,9% siswa atau sebanyak 1 orang siswa pada level image knowing/ having dan tidak terdapat siswa pada level primitive knowing dan image making. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan level lapisan pemahaman konsep setiap siswa berbeda-beda. Sehingga guru di dalam mengajarkan konsep matematika agar dapat memperhatikan keberagaman penguasaan konsep siswa.

Keywords: Lapisan Pemahaman, Pirie&Kieren, Matematika
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI CLASS CONCERN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA

PENGARUH PENERAPAN STRATEGI CLASS CONCERN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA

Authors: Fitriana Rahmawati, Risnawati Risnawati
(0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi class concern terhaap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Natar Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, serta analisi data menggunakan rumus statistik. Populai dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas VIII SMP Negeri 1 Natar Lampung Selatan, sedangkan sampel diambil 2 kelas VIII 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII 2 sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel dengan teknik pengundian. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Dari hasil pengujian hipotesis menggunakan rumus statistik thitung diperoleh t = 8,67. Dari tabel distribusi t pada taraf signifikan 5 % diketahui ttabel= t((1-1/2 α))= 2,00 artinya thitung > ttabel yaitu 8,67 > 2,00, sehingga bahwa strategi class concern berpengaruh terhadap kemampuan pememcahan masalah matematika kelas VIII SMP Negeri 1 Natar Lampung Selatan.

Keywords: Class Concern, Kemampuan Pemecahan Masalah
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN TGT BERBANTUAN KARTU MATEMATIKA ASYIK DAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN TGT BERBANTUAN KARTU MATEMATIKA ASYIK DAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG

Authors: Indah Rahayu Panglipur, Ria Amalia
(0 downloads)
Abstract

Penilitian ini membandingkan antara model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) yang dibantu oleh Kartu Matematika Asyik dan Model Pembelajaran Langsung dalam hal hasil pembelajaran mereka. Desain penelitian eksperimen semu dipilih dalam penelitian ini. Populasi adalah siswa kelas X SMK Negeri 3 Jember pada tahun akademik 20018-2019. Sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil secara acak kelompok atau cluster random sampling. Dalam penelitian ini, data diperoleh dengan cara tes untuk mengetahui hasil belajar kemudian data pengujian hipotesis dianalisis dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) yang dibantu oleh Kartu Matematika Asyik dan Model Pembelajaran Langsung. Hasil belajar siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) yang dibantu oleh Fun Mathematics Card lebih baik dari pada siswa yang mendapatkan Model Pembelajaran Langsung.

Keywords: TGT, Kartu Matematika Asyik. Langsung
PRINSIP BENTUK GEOMETRI UNTUK KEMUDAHAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA PENYANDANG DISABILITAS

PRINSIP BENTUK GEOMETRI UNTUK KEMUDAHAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA PENYANDANG DISABILITAS

Authors: Indah Rahayu Panglipur, Eric Dwi Putra
(0 downloads)
Abstract

Pendidikan para penyandang cacat juga harus mendapatkan perhatian yang sama dengan yang lainnya. Demikian juga dari segi kemudahan dan kenyamanan dalam mendapatkan pendidikan. Baik terkait dengan kemudahan dalam hal kenyamanan dalam belajar di sekolah. Pemerintah dalam beberapa tahun terakhir telah memberikan perhatian besar kepada para penyandang cacat. Ada begitu banyak program yang berkaitan dengan peningkatan layanan publik untuk penyandang disabilitas. Terkait dengan bagaimana mengembangkan pembelajaran yang baik dan dukungan untuk penerapan kualitas belajar. Di beberapa sekolah inklusi di Jember, mereka sudah memiliki beberapa media yang mendukung proses pembelajaran. Terutama untuk mata pelajaran matematika yang mata pelajarannya masih cukup sulit. Lalu itu diperlukan untuk menyediakan media yang memfasilitasi proses pembelajaran dan memfasilitasi pemahaman. Itu Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan prinsip geometri yang dapat dengan mudah dan aman digunakan untuk pembelajaran matematika para penyandang cacat. Dalam penelitian ini subjek yang diamati dibatasi untuk orang dengan gangguan penglihatan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dari hasil pengamatan dan wawancara yang telah dilakukan diperoleh, dapat disimpulkan bahwa prinsip-prinsip geometri yang dapat dengan mudah dan aman digunakan belajar bagi para penyandang cacat adalah sudut tumpul, permukaan kasar, dan dibuat lebih menonjol.

Keywords: geometri, pembelajaran matematika, penyandang disabilitas
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DAN GURU SMK DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA

ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DAN GURU SMK DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA

Authors: Lala Intan Komalasari
(0 downloads)
Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesalahan serta kesulitan yang dilakukan siswa SMK 9 BIMA dalam menyelesaikan lima soal matematika yang di berikan. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan guru di SMK 9 BIMA, subjek terdiri dua orang guru matematika, satu guru matematika kelas X dan satu guru matematika kelas XI dan 10 orang siswa yang terdiri dari lima orang siswa kelas X dan lima orang siswa kelas XI, sedangkan fokus penelitian adalah pada penyelesaiain soal matematika yang di berikan, soal sebanyak lima nomor untuk guru dan lima nomor untuk siswa, data di analisis dengan berdasarkan hasil kerja siswa dan guru di SMK 9 BIMA Tahun ajaran 2017/2018. Hasil penelitian menunjukan, bahwa satu guru masih melakukan kesalahan dalam menyelesaikan dan empat orang siswa melakukan kesalahan yang dalam menyelesaikan lima soal yang diberikan, dua orang siswa yang tidak mengerjakan sama sekali beberapa nomor soa

Keywords: kemampuan menyelesaikan masalah, Pendidikan Matematika
PEMBELAJARAN INQUIRI BASED LEARNING PADA MATERI LIMAS SMP NEGERI 16 BANDA ACEH

PEMBELAJARAN INQUIRI BASED LEARNING PADA MATERI LIMAS SMP NEGERI 16 BANDA ACEH

Authors: Muhamad Saleh, Ernisa Ernisa, Aklimawati Aklimawati, Rifaatul Mahmuzah
(0 downloads)
Abstract

Materi matematika didominasi oleh hal-hal yang bersifat abstrak. Sementara tingkat berfikir siswa pada usia anak Sekolah Menengah Pertama masih banyak kendala mengenai berfikir abstrak. Untuk itu perlu diupayakan proses pembelajaran Limas disesuaikan dengan taraf berfikir siswa. Tujuan Penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui penerapan Inquiri Based Learning (IBL) dan (2) respon siswa terhadap penerapannya. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh terdiri dari empat rombongan belajar. Sampel sebanyak dua kelas yang dipilih secara random. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu: tes dan non tes (angket). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa di kelas eksperimen lebih baik dibandingkan siswa dikelas kontrol. Siswa di kelas eksperimen mendapatkan nilai rata-rata 78.66, sedangkan di kelas kontrol 68.57. Berdasarkan uji statistik menggunakan SPSS Ver 21 diperoleh bahwa Nilai sign (0,003) kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Respon yang diberikan siswa terhadap kegiatan belajar mengajar pada pembelajaran IBL secara keseluruhan adalah positif dan termasuk dalam kriteria respon sangat baik dengan rata-rata persentase respon siswa sebesar 97,4%.

Keywords: IBL; luas; volume; limas
KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS X MELALUI MODEL BLENDED LEARNING

KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS X MELALUI MODEL BLENDED LEARNING

Authors: Sutri Patmawati, Misdalina Misdalina, Putri Fitriasari
(0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X melalui model blended learning. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain posttest only control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Arinda Palembang yang terdiri dari 48 siswa terbagi ke dalam dua kelompok sampel, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa model blended learning, sedangkan kelas kontrol diberikan perlakuan pembelajaran biasa (PB). Instrumen penelitian ini terdiri dari tes kemampuan pemahaman konsep matematis dalam bentuk soal essay. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan BL lebih baik secara signifikan daripada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran biasa. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X melalui model blended learning.

Keywords: Kemampuan Pemahaman Konsep; Model Blended Learning
PROSES BERPIKIR KREATIF MAHASISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GENDER

PROSES BERPIKIR KREATIF MAHASISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GENDER

Authors: Yunarni Yusri, Febria Hardianty
(0 downloads)
Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh deskripsi proses berpikir kreatif mahasiswa berdasarkan perbedaan gender. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dipandu oleh tugas pemecahan masalah matematika dan pedoman wawancara yang valid dan reliabel. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara berbasis tugas. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester VII Program studi Pendidikan Matematika STKIP Andi Matappa yang terdiri dari dua orang (1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Tidak terdapat perbedaan yang berarti tentang proses berpikir kreatif subjek laki-laki (S1) dan subjek perempuan (S2) dalam pemecahan masalah matematika yang memenuhi aspek lancar (fluent), fasih (flexible) dan baru (original), yaitu keduanya melalui tahapan: 1) persiapan, 2) inkubasi, 3) iluminasi, dan 4) verifikasi. Demikian pula, tidak ditemukan perbedaan yang berarti tentang rangkaian aktivias mental yang digunakan kedua subjek pada tiap tahapan; (2) Ditemu kenali perbedaan hasil tugas kedua subjek: 1) S1 menggunakan tiga cara yang baru, meskipun ketiga cara ini menggunakan konsep yang sama. Sedang S2, menggunakan satu cara baru, 2) fungsi-fungsi yang ditemukan S1 lebih variatif dan lebih kompleks dibanding fungsi-fungsi yang ditemukan S2. Meskipun hasil tugas kedua subjek berbeda,namun keduanya kreatif dalam pemecahan masalah matematika.

Keywords: berpikir kreatif; pemecahan masalah; gender
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS ICARE PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS ICARE PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA

Authors: Suryanti Suryanti, Muhammad Asrullah
(0 downloads)
Abstract

Secara rinci tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui dan mendiskripsikan kualitas LKS berbasis ICARE pada materi Trigonometri ditinjau dari segi kevalidan, efektifitas dan kepraktisan. Jenis penelitian ini adalah metode pengembangan (Research and Development) melalui model ADDIE (analysis, design, development, implementasion, evaluation) yang melibatkan 2 orang guru matematika dan 10 orang siswa, pada uji coba pemakaian yang menjadi subjek uji coba adalah satu kelas. Instrumen penelitian yaitu instrumen validasi produk dari segi materi dan desain, instrumen persepsi guru dan siswa untuk mengetahui efektifitas LKS, instrumen observasi dan tes pilihan ganda dengan empat alternative pilihan jawaban. Untuk instrumen tes pilihan ganda dilakukan uji coba terlebih dahulu agar tes yang digunakan berkualitas kemudian dilakukan analisis item. Analisis ini digunakan untuk mengetahui validitas, daya pembeda, indeks kesukaran dan realibilitas. Hasil penelitian ini: (1) Lembar Kerja Siswa berbasis ICARE pada materi persamaan trigonometri memiliki kualitas baik karena telah memenuhi 3 aspek yaitu valid, efektif dan praktis.

Keywords: Pengembangan; LKS; ICARE; Matematika
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK EKSTROVERT DAN INTROVERT DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF

KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK EKSTROVERT DAN INTROVERT DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF

Authors: Roudatul Hanana, RR Ettie Rukmigarsari, Abdul Halim Fathani
(0 downloads)
Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Apakah ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik ekstrovert yang diberi dan yang tidak diberi model pembelajaran generatif; (2) Apakah ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik introvert yang diberi dan yang tidak diberi model pembelajaran generatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan rancangan penelitian true eksperimen dengan jenis pretest-possttest control group design, dalam desain ini terdapat dua kelas yakni kelas eksperimen diberi perlakuan model pembelajaran generatif dan kelas kontrol tidak diberi perlakuan model pembelajaran generatif. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IAI 1 dan XI IAI 2. Teknik analisis data pada penelitian ini diantaranya adalah: (1) Uji Normalitas; (2) Uji perbandingan data pretest; (3) Uji perbandingan data posttest. Berdasarkan analisis data kuantitatif dengan menggunakan Software SPSS 23 diperoleh kesimpulan (1) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik ekstrovert yang diberi () dan yang tidak diberi () model pembelajaran generatif; (2) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik introvert yang diberi () dan yang tidak diberi () model pembelajaran generatif.

Keywords: generatif; pemecahan masalah; ekstrovert; introvert.

About Europub

EuroPub is a comprehensive, multipurpose database covering scholarly literature, with indexed records from active, authoritative journals, and indexes articles from journals all over the world. The result is an exhaustive database that assists research in every field. Easy access to a vast database at one place, reduces searching and data reviewing time considerably and helps authors in preparing new articles to a great extent. EuroPub aims at increasing the visibility of open access scholarly journals, thereby promoting their increased usage and impact.