Jurnal Ilmiah Accusi

Jurnal Ilmiah Accusi

Basic info

  • Publisher:
  • Country of publisher: indonesia
  • Date added to EuroPub: 2020/Sep/11

Subject and more

  • LCC Subject Category: Economics
  • Publisher's keywords:
  • Language of fulltext:
  • Time from submission to publication: weeks

Publication charges

  • Article Processing Charges (APCs): No
  • Submission charges: No
  • Waiver policy for charges? No

Open access & licensing

  • Type of License:
  • License terms
  • Open Access Statement: No
  • Year open access content began: 2019
  • Does the author retain unrestricted copyright? False
  • Does the author retain publishing rights? False

Best practice polices

  • Permanent article identifier:
  • Content digitally archived in:
  • Deposit policy registered in:

This journal has '11' articles

ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM DI SUMATERA UTARA

ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM DI SUMATERA UTARA

Authors: Djuli Sjafei Purba
Year: 2020, Volume: 2, Number: 1
(0 downloads)
Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh apakah aspek keuangan yang terdiri dari variable Return on equity, Ratio operasi, Ratio Kas, Efektivitas Penagihan, dan Solvabilitas, aspek pelayanan, yang terdiri dari variable yaitu cakupan pelayanan, pertumbuhan pelanggan, tingkat penyelesaian pengaduan, kualitas air pelanggan dan konsumsi air domestik, aspek operasional yang terdiri dari efesiensi produksi, tingkat kehilangan air, jam operasi layanan, tekanan sambungan pelanggan dan penggantian meter air, aspek sumber daya manusia variable yaitu ratio jumlah pegawai per 1000 pelanggan, ratio diklat pegawai per peningkatan kompetensi dan biaya diklat terhadap biaya pegawai. Penelitian ini menggunakan data populasi dari 18 PDAM yang ada di Sumatera Utara dengan menggunakan data time series tahun 2017 dan 2018.Data dianalisis dengan menggunakan analisa regressi linear berganda dan di dapat persamaan Y = 1.780 + 0,007X1 - 0,008X2 + 7,836E-6X3 + 0,007X4 + 1,098E-6X5 + 0,003X6 + 0,001X7 -0,002X8 + 0,002X9 + 0,016X10 + 0,008X11 – 0,016X12 + 0,019X13 + 0,004X14 + 0,020X15 - 0,071X16 - 0,001X17 + 0,109X18 + e. Secara simultan variabel bebas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja PDAM. Secara partial, Return on equity (X1), Efektivitas Penagihan(X4), Cakupan pelayanan (X6), Effesiensi produksi (X11), Tekanan sambungan pelanggan (X14) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja PDAM. Secara partial, Ratio kas(X3), Solvabilitas (X5), Pertumbuhan pelanggan (X7), Kualitas air pelanggan (X9), Konsumsi air domestik (X10), Jam operasi layanan (X13), Penggantian meter air (X15), Biaya diklat terhadap biaya pegawai (X18) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja PDAM. Secara partial Ratio operasi (X2), Tingkat kehilangan air (X12), Ratio jumlah pegawai per 1.000 pelanggan (X16) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja PDAM. Secara partial Tingkat penyelesaian pengaduan (X8), Ratio diklat pegawai per peningkatan kompetensi, (X17) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja PDAM.

Keywords: Aspek Keuangan, aspek pelayanan, aspek operasional, aspek sumber daya manusia dan kinerja PDAM
PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT KECAMATAN SIANTAR UTARA KOTA PEMATANGSIANTAR

PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT KECAMATAN SIANTAR UTARA KOTA PEMATANGSIANTAR

Authors: ELVI IKA KRISTINA GULTOM, MARINTAN SARAGIH
Year: 2019, Volume: 1, Number: 1
(0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai, untuk mengetahui hubungan antara pendidikan dan pelatihan dengan kinerja pegawai serta mengetahui kinerja pegawai kantor camat kecamatan siantar utara kota pematangsiantar dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dan metode analisis data dengan metode korelasi product moment. Penelitian ini difokuskan pada pegawai yang pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan serta bagaimana hubungannya terhadap kinerja pegawai di kantor Camat Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar. Hasil penelitian menunjukkan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang diadakan oleh Kantor Camat Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar dikategorikan tinggi/baik dari hasil rata-rata jawaban respondan yaitu : 115 kinerja pegawai pegawai Kantor Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar dikategorikan sangat tinggi/baik dimana hasil rata-rata jawaban responden yaitu : 128,5. Ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dan pelatihan dengan kinerja pegawai pada kantor Camat Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar. Hal ini terbukti dari hasil perhitungan r sebesar 0,77. Ini menunjukkan adanya hubungan yang positif antara motivasi dan kinerja. Selanjutnya koefisien determinasi diperoleh sebesar 59%, sisanya sebesar 41% dipengaruhi oleh faktor lain diluar dari kajian penelitian ini

Keywords: Pendidikan dan Pelatihan dan Kinerja Pgawai
PENGARUH PELATIHAN DAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN PRESTASI KERJA PEGAWAI KANTOR SATPOL PP KABUPATEN SIMALUNGUN

PENGARUH PELATIHAN DAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN PRESTASI KERJA PEGAWAI KANTOR SATPOL PP KABUPATEN SIMALUNGUN

Authors: Tumpak Mangoloi Saragih, Djuli syafe’i Purba
Year: 2019, Volume: 1, Number: 1
(0 downloads)
Abstract

Sumber daya manusia merupakan suatu aset yang sangat penting dimiliki oleh sebuah instansi atau organisasi. Hal ini karena faktor manusia yang berperan melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh instansi tersebut. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada kantor Satpol PP Kabupaten Simalungun bahwa Pelatihan Dan Pendidikan berpengaruh besar terhadap Prestasi Kerja pegawai. Ini terlihat dari teknik analisis yang telah dilakukan yaitu dengan menggunakan sampel 40 responden dengan metode skala likert, data yang didapat dianalisa dengan menggunakan data yaitu Uji Instrumen dengan menggunakan Uji Validitas dan Uji Reabilitas,Uji Hipotesis yaitu dengan Analisis Regresi Linear berganda, Uji T, Uji F dan Analisis Koefisien Determinasi (R2). Persamaan regresi yaitu Y=2,072+0,324 X1 + 0,558X2. Ini menunjukkan nilai koefisien variabel Pelatihan positif sebesar 0,324 dan variabel Pendidikan positif sebesar 0,558, maka dapat disimpulkan Nilai r adalah 0,975 menunujukkan bahwa hubungan koefisien anatara Pelatihan Dan Pendidikan sangat kuat bahwa Pelatihan Dan Pendidikan mempunyai pengaruh positif terhadap Prestasi Kerja.Determinasi (R2) adalah 0,938. Hal ini menunjukkan bahwa sebesar 93,8% Pelatihan Dan Pendidikan dapat dijelaskan oleh variabel Prestasi Kerja, sedangkan sisanya (100% - 93,8 %= 6,2%) dijelaskan atau dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti. Uji t dilakukan untuk mengetahui variabel-variabel bebas (Pelatihan Dan Pendidikan) terhadap variabel terikat (Prestasi Kerja) pada Kantor Satpol PP Kabupaten Simalungun. Dari uji thitung X1 sebesar mempunyai thitung yakni 8,244 dengan ttabel=1,6877. Variabel X2 mempuyai thitung yakni 10,105 dengan ttabel= 2,431. Jadi thitung>ttabel artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel bebas terhadap Prestasi Kerja

Keywords: PELATIHAN , PENDIDIKAN DAN PRESTASI KERJA
PENGARUH RASIO LIKUIDITAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT EKA PRASETYA PEMATANGSIANTAR

PENGARUH RASIO LIKUIDITAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT EKA PRASETYA PEMATANGSIANTAR

Authors: Centain Sihombing, Elfina Okto Posmaida Damanik, Eva Sriwiyanti
Year: 2019, Volume: 1, Number: 1
(0 downloads)
Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan likuiditas terhadap kinerja keuangan PT.BPR Eka Prasetya Pematangsiantar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif, sumber data laporan keuangan 2014,2015 dan 2016. Berdasarkan hasil penelitian rasio lancar 2014 (51,53 X), 2015 (1373,70 X) dan 2016 ( 1529,18 X). rasio cepat 2014 (32,34 X), 2015 (78,65 X) dan 2016 (167,86 X) ,Rasio kas 2014 (4,9 X), 2015(50,22 X) dan 2016 (140,8 X)

Keywords: Rasio - Rasio Keuangan dan Kinerja Keuangan
PENGARUH BUDAYA KERJA TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI KERJA PADA PT.TELKOM INDONESIA,Tbk  PEMATANGSIANTAR

PENGARUH BUDAYA KERJA TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI KERJA PADA PT.TELKOM INDONESIA,Tbk PEMATANGSIANTAR

Authors: Wahyu Wiranda, Vitryani Tarigan
Year: 2019, Volume: 1, Number: 1
(0 downloads)
Abstract

Budaya kerja adalah cara pandang yang menumbuhkan keyakinan atas dasar nilai - nilai yang diyakini pegawai untuk mewujudkan prestasi kerja terbaik, dan pikiran untuk menghasilkan barang - barang atau jasa - jasa dengan memperoleh imbalan prestasi tertentu. Prestasi kerja adalah perwujudan dari hasil kerja seseorang yang akan menentukan perkembangan kariernya pada masa yang akan datang. Untuk menentukan sejauh mana perlu melakukan perubahan, langkah pertamanya adalah menganalisis budaya yang hidup dalam satuan kerja atau organisasi untuk memutuskan apa saja yang perlu diubah. Kedua adalah mengembangkan dan mengimplementasikan strategi perusahan. Namun seringkali pula ketika perubahan budaya dilakukan, kinerja yang dihasilkan tidak sesuai yang diharapkan. Bahkan akan mengganggu dan merusak budaya kerja sebelumnya. Berdasarkan analisa dan evaluasi yang telah dilakukan dari hasil penelitian terhadap 35 orang responden diperoleh bahwa secara rata - rata dari budaya kerja yang terdiri dari kejujuran adalah sebesar 0,245%, ketekunan sebesar0,429%, kreatifitas sebesar 0,060%, kedisiplinan sebesar 0,021%,iptek sebesar 0,035% sedangkan prestasi kerja sebesar 38,71% berdasarkan dari hasil analisa budaya kerja terhadap lima factor budaya kerja yang lebih dominan mempengaruhi adalah ketekunan dengan nilai persentase sebesar 0,429% maka dari itu dapat disimpulkan bahwa prestasi kerja masih jauh lebih besar dari budaya kerja. koefisien determinasi (adjusted R2) yang diperoleh sebesar 0,802 dipangkatkan dua (0,8022) maka didapat 0,564 atau 56,4%. Hal ini menunjukkan bahwa persentase sumbangan variabel independen (budaya kerja yang terdiri dari kejujuran, ketekunan, kreatifitas, kedisiplinan dan iptek) terhadap variabel dependen (prestasi kerja) sebesar 56,4% dengan variasi variabel independen yang digunakan dalam model (budaya kerja dan prestasi kerja) mampu menjelaskan 56,4% variabel dependen (prestasi kerja), sedangkan sisanya sebesar 43,6% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini

Keywords: Budaya kerja dan prestasi kerja
Analisis Penerapan Metode Penyusutan Aktiva Tetap dan Pengaruhnya Terhadap Laba Perusahaan pada PT. Jhonson & Jhonson

Analisis Penerapan Metode Penyusutan Aktiva Tetap dan Pengaruhnya Terhadap Laba Perusahaan pada PT. Jhonson & Jhonson

Authors: Wico J Tarigan
Year: 2019, Volume: 1, Number: 1
(0 downloads)
Abstract

PT. Jhonson & Jhonson dalam melaksanakan aktivitas, tidak terlepas dari penggunaan peralatan - peralatan yang termasuk kedalam kelompok aktiva tetap dan dikarenakan bahwa peralatan - peralatan yang digunakan adalah merupakan bagian yang paling mempengaruhi kegiatan di perusahaan ini, maka dilakukanlah suatu proses pembebanan penyusutan atas peralatan tersebut. Penilaian suatu metode penyusutan pada dasarnya merupakan suatu masalah pertimbangan serta pengungkapan metode yang digunakan dalam estimasi masa manfaat atau tingkat penyusutan yang digunakan akan menyediakan informasi laporan keuangan yang membuat manajemen dapat menelaah kebijakan yang dipilihnya dan dapat membuat perbandingan dengan perusahaan lain. Tujuan penelitian yang penulis lakukan pada PT. Jhonson & Jhonson adalah untuk melihat evaluasi kebijakan metode penyusutan aktiva tetap dan pengaruhnya terhadap laba perusahaan. Dalam hal ini penulis menggunakan 3 metode dalam membuat perbandingan dalam penyusutan dan pengaruhnya terhadap laba perusahaan. Terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan metode penyusutan yang diterapkan oleh perusahaan ( metode garis lurus ) dengan metode yang diajukan oleh penulis ( metode jumlah angka tahun dan metode saldo menurun ganda ) terhadap laba usaha perusahaan

Keywords: Penyusutan Aktiva Tetap dan Laba
PENERAPAN SISTIM AKUNTANSI PIUTANG DALAM MENINGKATKAN PENERIMAAN KAS PADA CU. BINA KASIH PEMATANGSIANTAR

PENERAPAN SISTIM AKUNTANSI PIUTANG DALAM MENINGKATKAN PENERIMAAN KAS PADA CU. BINA KASIH PEMATANGSIANTAR

Authors: Wico J Tarigan
Year: 2020, Volume: 2, Number: 1
(0 downloads)
Abstract

Koperasi merupakan satu kegiatan usaha yang didirikan oleh sekumpulan orang atau sekumpulan perusahaan dengan maksud untuk menjaga kepentingan bersama dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Sistem akuntansi diperlukan dalam badan usaha koperasi guna mempermudah pengelolaan perusahaan. CU. Bina Kasih Pematangsiantar merupakan koperasi kredit yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Kegiatan utamanya adalah simpan pinjam, kegiatan tersebut menimbulkan piutang, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam hal ini tentunya dibutuhkan sistem akuntansi piutang yang baik agar dapat dipertanggungjawabkan pada saat rapat anggota. Penerimaan angsuran pinjaman tidak mencapai target hal ini diasumsikan karena menurunnya ekonomi anggota dan kurang efektifnya penagihan piutang. Tujuan penelitian yang penulis lakukan pada CU. Bina Kasih Pematangsiantar adalah untuk mengetahui gambaran penerapan sistem akuntansi piutang pada CU. Bina Kasih Pematangsiantar dan untuk mengetahui dan menganalisis unsur - unsur sistem akuntansi yang dominan menyebabkan penerimaan kas dari angsuran pinjaman atau piutang pada CU. Bina Kasih Pematangsiantar menurun.

Keywords: Sistim Akuntansi Piutang
ANALISIS PENGARUH  LINTAS KEANGGOTAAN DEWAN PENGAWAS DAN KEAHLIAN ANGGOTA DEWAN PENGAWAS TERHADAP PENGUNGKAPAN LAPORAN DEWAN PENGAWAS PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA 2017 – 2019

ANALISIS PENGARUH LINTAS KEANGGOTAAN DEWAN PENGAWAS DAN KEAHLIAN ANGGOTA DEWAN PENGAWAS TERHADAP PENGUNGKAPAN LAPORAN DEWAN PENGAWAS PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA 2017 – 2019

Authors: Santi Rohdearni Panjaitan,Eva Sriwiyanti
Year: 2020, Volume: 2, Number: 1
(0 downloads)
Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lintas keanggotaan dewan pengawas syariah dan keahlian anggota dewan pengawas syariah terhadap pengungkapan laporan dewan pengawas syariah. Model analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Logistik karena variabel dependen dalam penelitian ini adalah variabel dummy sedangkan untuk menguji secara parsial digunakan uji wald dan untuk menguji secara simultan digunakan omnibus tests. Sampel dalam penelitian ini adalah 15 Bank Umum Syariah di Indonesia yang terdaftar di Otorisasi Jasa Keuangan (OJK) periode 2017 - 2019. Jenis data dalam penelitian ini adalah data Sekunder yang diperoleh dari Laporan tahunan tiap perusahaan perbankan syariah. Hasil dari penelitian berdasarkan uji valid membuktikan bahwa pertama lintas keanggotaan dewan pengawas syariah berpengaruh negatif (-35.79) dan tidak signifikan (sig 0.988) terhadap pengungkapan laporan dewan pengawas syariah, kedua keahlian dewan pengawas syariah berpengaruh positif (4.669) dan signifikan (sig 0.05) terhadap pengungkapan laporan dewan pengawas syariah. Berdasarkan hasil omnibus tests dimana lintas keanggotaan dewan pengawas syariah dan keahlian anggota dewan pengawas syariah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan laporan dewan pengawas syariah

Keywords: Lintas Keanggotaan Dewan Pengawas, Keahlian Anggota Dewan Pengawas Dan Laporan Dewan Pengawas
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN MEMILIH TABUNGAN MARTABE DI PT. BANK SUMUT CABANG SIDIKALANG

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN MEMILIH TABUNGAN MARTABE DI PT. BANK SUMUT CABANG SIDIKALANG

Authors: Saut Managam Samosir, Elfina Okto Posmaida Damanik
Year: 2020, Volume: 2, Number: 1
(0 downloads)
Abstract

PT. Bank Sumut Cabang Sidikalang beralamat di Jalan Sisingamangaraja No. 172 Sidikalang, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Konsumen Memilih Tabungan Martabe di PT. Bank Sumut Cabang Sidikalang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif, populasi dalam penelitian adalah seluruh nasabah tabungan martabe di PT. Bank Sumut Cabang Sidikalang. Adapun sampel yang digunakan adalah sebanyak 96 orang responden, dengan menggunakan teknik “ purposive sampling”. Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi berganda diperoleh hasil persamaan sebagai berikut:Y=0,295+0,265X_1+0,164X_2+0,185X_3+0,299X_4+e . Diketahui nilai koefisien dari variabel Jumlah ATM (X1) adalah 0,265 yakni bernilai positif, berdasarkan nilai t hitung dari jumlah ATM adalah 3,479 > t tabel 1,98 dan Sig dari variable. Jumlah ATM adalah 0,001 < 0,05, maka Jumlah ATM (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen. Nilai koefisien dari variabel Tingkat Suku Bunga (X2) adalah 0,164 yakni bernilai positif, berdasarkan nilai t hitung dari Tingkat Suku Bunga adalah 2,690 > t tabel 1,98 dan Sig dari Variabel Tingkat Suku Bunga adalah 0,009 < 0,05, maka variabel Tingkat Suku Bunga (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen. Nilai koefisien dari variabel Undian Berhadiah (X3) adalah 0,185, yakni bernilai positif, nilai t hitung dari Undian Berhadiah adalah 2,321 > t tabel 1,98 dan Sig dari variable undian berhadiah adalah 0,023 < 0,05 maka variabel Undian Berhadiah (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen. Nilai koefisien dari variabel Fasilitas Pembayaran (X4) adalah 0,299, nilai t hitung dari Fasilitas Pembayaran adalah 3,637 > t tabel 1,98 dan Sig dari variable Fasilitas Pembayaran adalah 0,000 < 0,05, maka variabel Fasilitas Pembayaran (X4) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen. Berdasarkan uji analisis koefisien determinasi (R^2) diperoleh determinasi (R-Square) adalah 0,800 atau 80 %. Nilai tersebut dapat diartikan variable jumlah ATM, tingkat suku bunga, undian berhadiah, fasilitas pembayaran mampu mempengaruhi keputusan konsumen sebesar 80%, sisanya sebesar 20 % dijelaskan oleh variable atau faktor lainnya

Keywords: Keputusan Konsumen, Jumlah ATM, Suku Bunga, Undian Berhadiah, Fasilitas Pembayaran
PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN PEMATANGSIANTAR

PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN PEMATANGSIANTAR

Authors: Marintan Saragih
Year: 2020, Volume: 2, Number: 1
(0 downloads)
Abstract

“Dinas Bina Marga dan Pengairan pematangsiantar” yang berlokasi dijalan Pdt. Wismark Saragih no. 28 pematangsiantar merupakan pekerjaan umum yang sudah berdiri sejak penjajahan belanda. Dinas Bina Marga dan Pengairan pematangsiantar mempunyai tugas melaksanakan kewenangan pemerintah. Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi, artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi. Komunikasi dalam konteks komunikasi organisasi harus dilihat dari berbagai sisi. Sisi pertama adalah komunikasi antara atasan kepada bawahan. Sisi kedua antara pegawai yang satu dengan pegawai yang lain. Sisi ketiga adalah antara pegawai kepada atasan. Kinerja juga dapat berarti prestasi kerja, prestasi penyelenggaraan sesuatu. Dalam konteks penilaian ini yang dimaksud dengan kinerja ialah melihat sejauh mana Komunikasi yang dilakukan Dinas Bina Marga Dan Pengairan Kota Pematangsiantar dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner berupa angket dan wawancara terbuka. Instrumen pengumpulan data yang dilakukan melalui daftar pertanyaan yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat dengan mudah dijawab oleh para responden, adapun yang menjadi responden ialah seluruh PNS Dinas Bina Marga dan Pengairan Pematangsiantar. Dikarenakan jumlah populasi yang akan diteliti yaitu 30 orang. Untuk ketepatan hasil penelitian maka peneliti mengambil keseluruhan populasi sebagai sampel yaitu pegawai Dinas Bina Marga dan Pengairan Pematangsiantar. Dari hasil Uji regresi berganda dapat diperoleh bahwa Y=10,476+42,6x Dari persamaan linear berganda diatas dapat disimpulkan bahwa Komunikasi Interpersonal berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja pegawai Dinas Bina Marga dan Pengairan Pematangsiantar. Dari hasil uji T diperoleh pada variabel komunikasi interpersonal (X) Nilai propabilitas signifikansi komunikasi interpersonal (0,01 < 0,05) Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel komunikasi interpersonal (X) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja pegawai (Y)

Keywords: Komunikasi Interpersonal dan Peningkatan Kinerja Pegawai
PENGARUH TENAGA KERJA DAN BAHAN BAKU TERHADAP PRODUKSI TAHU PADA PABRIK PENGOLAHAN TAHU  DI TIMBANG GALUNG PEMATANGSIANTAR

PENGARUH TENAGA KERJA DAN BAHAN BAKU TERHADAP PRODUKSI TAHU PADA PABRIK PENGOLAHAN TAHU DI TIMBANG GALUNG PEMATANGSIANTAR

Authors: VITRYANI TARIGAN
Year: 2020, Volume: 2, Number: 1
(0 downloads)
Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa apakah tenaga kerja dan bahan baku mempunyai pengaruh terhadap produksi tahu pada pabrik pengolahan tahu di Timbang Galung Pematangsiantar. Jumlah sampel adalah 30 orang karyawan yang telah ditentukan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “ Diduga tenaga kerja dan bahan baku berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi tahu. Metode analisa data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda dan uji perbedaan rata - rata. Hasil penelitian (uji t) menunjukkan nilai t hitung 7,759 > 2,042 dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05, hal ini berarti bahwa harapan karyawan pada tenaga kerja sangat tinggi terhadap perusahaan. Hasil penelitian (uji t) menunjukkan nilai t hitung 7,023 > 2,042 dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05, hal ini berarti bahwa harapan karyawan pada bahan baku juga sangat tinggi terhadap perusahaan. Hasil penelitian (uji F) menunjukkan nilai F hitung 62,613 > 3,14 dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. Pengaruh tenaga kerja dan bahan baku secara bersama - sama terhadap produksi tahu adalah positif yang kuat dan signifikan. Jadi perusahaan perlu memperhatikan dan mempertahankan produksi yang sudah dimiliki pada saat ini. Hasil analisa data regresi linier berganda Y = 27,257 + 0,270 X1 + 0,768 X2 menunjukkan nilai konstanta sebesar 27,257 dan koefisien determinasi (R²) diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,700. Artinya besarnya biaya produksi dipengaruhi biaya tenaga kerja dan bahan baku sebesar 70,0%, sedangkan sisanya yaitu 30,0 %, dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan atau tidak dibahas dalam penelitian ini

Keywords: Tenaga kerja, Bahan baku, dan Produksi

About Europub

EuroPub is a comprehensive, multipurpose database covering scholarly literature, with indexed records from active, authoritative journals, and indexes articles from journals all over the world. The result is an exhaustive database that assists research in every field. Easy access to a vast database at one place, reduces searching and data reviewing time considerably and helps authors in preparing new articles to a great extent. EuroPub aims at increasing the visibility of open access scholarly journals, thereby promoting their increased usage and impact.