Techno: Jurnal Penelitian

Techno: Jurnal Penelitian

Basic info

  • Publisher: Khairun University Institute of Research and Community Service (LPPM),
  • Country of publisher: indonesia
  • Date added to EuroPub: 2019/Mar/22

Subject and more

  • LCC Subject Category: Biological Sciences, Materials Science, Architecture, Agricultural Science
  • Publisher's keywords: Biology, Engineering, Physics, Chemistry, Fisheries, Agriculture, Forestry
  • Language of fulltext: indonesian
  • Full-text formats available: PDF

Publication charges

  • Article Processing Charges (APCs): No
  • Submission charges: No
  • Waiver policy for charges? No

Editorial information

Open access & licensing

  • Type of License: CC BY
  • License terms
  • Open Access Statement: Yes
  • Year open access content began: 2018
  • Does the author retain unrestricted copyright? True
  • Does the author retain publishing rights? True

Best practice polices

  • Permanent article identifier: DOI
  • Content digitally archived in: LOCKSS
  • Deposit policy registered in: None

This journal has '48' articles

ISOLASI BAKTERI PENDEGRADASI SENYAWA PIREN DARI PERAIRAN PELABUHAN PAOTERE

ISOLASI BAKTERI PENDEGRADASI SENYAWA PIREN DARI PERAIRAN PELABUHAN PAOTERE

Authors: Hadija Enryani Ismail, Nursiah La Nafiea, Seniwati Dali
( 0 downloads)
Abstract

Hidokarbon Aromatik Polisiklik (HAP) merupakan salah satu bahan polutan pada tanah, air dan udara. Senyawa ini memiliki potensi risiko terhadap kesehatan manusia, karena beberapa senyawanya bersifat karsinogenik dan beracun untuk organisme laut. Piren merupakan salah satu senyawa HAP yang berbahaya dan sulit didegradasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan isolat bakteri yang berasal dari perairan pelabuhan Paotere yang mampu mendegradasi senyawa piren. Dari hasil isolasi dan karakterisasi biokimiawi sesuai Bergey’s manual of determinative bacteriology diperoleh untuk ketiga isolat mempunyai ciri-ciri yang mengarah pada bakteri Alcaligenes untuk isolat A, Sphingobacterium untuk isolat B dan Baccilus untuk isolat C.

Keywords: Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (HAP), piren, isolasi bakteri, biodegradasi
PRODUKSI DAN KARAKTERISASI ENZIM KITOSANASE DARI ISOLAT BAKTERI Klebsiella sp

PRODUKSI DAN KARAKTERISASI ENZIM KITOSANASE DARI ISOLAT BAKTERI Klebsiella sp

Authors: Sarnia Sarnia, Hasnah Natsir, Seniwati Dali
( 0 downloads)
Abstract

Enzim kitosanase merupakan enzim yang mengkatalisis reaksi endohidrolisis ikatan (1,4) β- glukosida pada kitosan menjadi serangkaian kitooligosakarida atau oligomer kitosan. Diantara semua organisme penghasil kitosanase, bakteri mendapat perhatian khusus karena bakteri mampu memproduksi secara cepat kandungan biomassa sehingga senyawa bioaktif bisa diproduksi lebih mudah, cepat dan banyak dalam skala bioteknologi Kitosanase dari mikroba memberikan hasil yang baik dalam memproduksi kitooligosakarida, namun sangat mahal untuk digunakan di industri dalam skala besar. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi dan karakterisasi ekstrak kasar enzim kitosanase dari Klebsiella sp. Enzim kitosanase diproduksi pada medium fermentasi yang mengandung 0,5% koloidal kitosan selama 60 jam dengan aktivitas 0,309 U/mL (5,235 U/mg), bekerja optimum pada suhu 40 ºC dan pH 8, kecepatan maksimal enzim pada konsentrasi substrat (soluble kitosan) 1 %, diaktifkan oleh Co2+; Ca2+ dan Ni2+ serta dihambat oleh Zn2+; Mg2+ dan Cu2+.

Keywords: Kitosanase, Klebsiella, kitooligosakarida
PEMANFAATAN FITOPLANKTON LAUT CHAETOCEROS CALCITRANS SEBAGAI BIOINDIKATOR DAN BIOAKUMULATOR CD2+ DI PERAIRAN

PEMANFAATAN FITOPLANKTON LAUT CHAETOCEROS CALCITRANS SEBAGAI BIOINDIKATOR DAN BIOAKUMULATOR CD2+ DI PERAIRAN

Authors: Muliadi Muliadi
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan fitoplankton laut Chaetoceros calcitrans sebagai bioindikator perairan dan bioakumulator ion Cd 2+ di perairan. Berdasarkan Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh toksik yang signifikan terhadap pola pertumbuhan fitoplankton dalam medium kultur C. calcitrans apabila terdapat ion Cd 2+ 0,1 ppm. Hal ini berarti bahwa fitoplankton C. calcitrans dapat dipertimbangkan sebagai bioindikator dan bioakumulator ion Cd 2+ yang baik.

Keywords: Chaetoceros calcitrans, SSA, kadmium bioindokator dan bioakumulator
Modifikasi Silika Mesopori MCM-48 dengan 3 Aminopropiltrimetoksisilan (3-APTMS)

Modifikasi Silika Mesopori MCM-48 dengan 3 Aminopropiltrimetoksisilan (3-APTMS)

Authors: Andi Arwita Gau, Paulina Taba, Prastawa Budi
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian modifikasi silika mesopori MCM-48 menggunakan senyawa 3-APTMS telah dilakukan. Hasil modifikasi MCM-48-NH2 dapat digunakan sebagai adsorben untuk menyerap ion logam berat. Adsorpsi ion Pb2+ oleh MCM-48-NH2 dipelajari dengan variasi waktu, pH dan konsentrasi. Karakterisasi MCM-48 dan MCM-48-NH2 menggunakan Difraksi Sinar-X (XRD), FT-IR dan SEM. Isotermal Langmuir dan Freundlich digunakan untuk mempelajari isotermal adsorpsi ion Pb2+. Proses desorpsi dilakukan untuk menarik kembali ion Pb2+ dari MCM-48-NH2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu dan pH optimum untuk ion Pb2+ yaitu 60 menit dan pH 3. Adsorpsi ion Pb2+ mengikuti model isotermal Langmuir dan kapasitas adsorpsi ion Pb2+ oleh MCM-48-NH2 adalah 0,1261 mmol/g. Agen pendesorpsi yang sesuai untuk menarik kembali ion Pb2+ dari MCM-48-NH2 adalah HCl.

Keywords: Adsorpsi, Pb2+, MCM-48, 3-APTMS, MCM-48-NH2
PEMANFAATAN SILIKA MESOPORI MCM-48-NH2 SEBAGAI ADSORBEN ION Cu2+

PEMANFAATAN SILIKA MESOPORI MCM-48-NH2 SEBAGAI ADSORBEN ION Cu2+

Authors: Andi Yanti Puspita Sari, Paulina Taba, Prastawa Budi
( 0 downloads)
Abstract

Ion Cu2+ merupakan unsur yang berbahaya jika terkontaminasi ke dalam lingkungan. Oleh karena itu, keberadaannya dalam lingkungan perairan harus dikurangi. Adsorpsi merupakan salah satu cara untuk mengurangi kandungan ion Cu2+ dalam larutan. Adsorpsi ion Cu2+ oleh MCM-48-NH2 dipelajari dengan variasi waktu kontak, pH, dan konsentrasi dari Cu2+. Isotermal Langmuir dan Freundlich digunakan untuk mempelajari isotermal adsorpsi Cu2+ oleh MCM-48-NH2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorpsi Cu2+ oleh MCM-48-NH2 lebih sesuai dengan isotermal adsorpsi Langmuir. Nilai kapasitas adsorpsi Cu2+ oleh MCM-48-NH2 adalah 0,52 mmol g-1.

Keywords: Adsorpsi, MCM-48-NH2, Cu2+, isotermal
KARAKTERISTIK FISIKA KIMIA MADU HUTAN DESA TERASA

KARAKTERISTIK FISIKA KIMIA MADU HUTAN DESA TERASA

Authors: Syamsul Qadara, Alfian Noor, Maming Maming
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas madu hutan desa Terasa berdasarkan karakteristik fisika-kimia dan kandungan mineral. Karakteristik fisika-kimia seperti kadar air, kadar abu, daya hantar listrik, keasaman, pH dilakukan. Hasil menunjukkan bahwa kadar air, kadar abu, daya hantar listrik, keasaman dan pH dari madu Terasa berturut - turut adalah 22,7%, 0,59%, 0,592 mS/cm, 28,026 meq/kg dan 4,85.

Keywords: madu Terasa, karakteristik fisika-kimia
ANALISIS UNSUR MINOR KATION DALAM SAMPEL AIR ALAM DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK KROMATOGRAFI ION

ANALISIS UNSUR MINOR KATION DALAM SAMPEL AIR ALAM DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK KROMATOGRAFI ION

Authors: Muhammad Amin
( 0 downloads)
Abstract

Tulisan ini berkaitan dengan studi banding mengenai kualitas air alam yang diperoleh dari berbagai lokasi di Ternate, Maluku Utara. Empat jenis air seperti air sungai, air sumur, air danau, dan air PDAM dievaluasi. Pada penelitian ini, teknik kromatografi ion digunakan sebagai metode analisis untuk menentukan kation anorganik (litium, natrium, amonium, kalium, kalsium, dan magnesium) yang terkandung dalam berbagai jenis air alam. Kombinasi Metrosep C2-150 sebagai kolom analitik dengan campuran eluen 4 mM asam tartarat dan 0,75 mM asam dipikolinik digunakan dalam percobaan ini.

Keywords: Kromatografi ion,Air alam, Kation anorganik
KARAKTER MORFOMETRIK IKAN SIDAT DI BEBERAPA PERAIRAN PULAU HALMAHERA, MALUKU UTARA

KARAKTER MORFOMETRIK IKAN SIDAT DI BEBERAPA PERAIRAN PULAU HALMAHERA, MALUKU UTARA

Authors: Khamsiah Ahmad
( 0 downloads)
Abstract

Anguilla eel is one of the important economic values of fishery commodities both nationally and internationally. Eel is a unique organism that grows in the freshwater and migrated thousands of kilometers to open sea during lifetime for spawning. Information of biological and ecological aspects as an initiative data is necessary for domestication purposes. This study was carried out to identify eel species in Halmahera waters and to measure morphological characteristic of eel. Four sampling points of waters i.e. South Halmahera, East Halmahera, North Halmahera, and Ternate Island were chosen as known there are several rivers which suitable for eel habitat. 28 individuals were measured using Elis (1982) in Reveillac, et al (2009); and Effendie (1979) for body length (TL) and body weight (BW). Result shows that two species are found in Halmahera Waters namely Anguilla marmorata and Anguilla celebensis. Growth model is allometric negative which means body length is grower than body weight.

Keywords: Morphometric, Eel, Halmahera waters
ANALISIS PROKSIMAT POTENSI BRIKET BIOARANG SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF DI DESA KUSU, MALUKU UTARA

ANALISIS PROKSIMAT POTENSI BRIKET BIOARANG SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF DI DESA KUSU, MALUKU UTARA

Authors: Muhammad Hidayat Jaja Miharja
( 0 downloads)
Abstract

Telah dilakukan analisis proksimat potensi briket bioarang di Desa Kusu Maluku Utara. Hal ini dilakukan untuk mengetahui baku mutu dan standar dari briket bioarang yang dihasilkan agar sesuai dengan standar Nasional Indonesia (SNI) No. SNI 01-6235-2000. Penelitian dilakukan dengan cara mengambil sampel uji briket bioarang yang dihancurkan sampai diperoleh partikel halus dan homogen berukuran 150 mesh. Partikel tersebut selanjutnya dianalisis proksimat enam parameter dengan standar analisis ASTM D–3302 dan ASTM D–5142, yaitu parameter kadar air (inherent moisture), kadar air total (total moisture), kadar abu (ash), kadar zat volatil (volatile matter), kandungan energi (calorific value), dan kadar karbon (fixed carbon). Hasil penelitian menunjukan bahwa semua parameter memenuhi standar SNI, terkecuali parameter kadar zat volatil yang melebihi 1-1,5% dari standar yang ditetapkan. Hal tersebut menunjukkan bahwa secara umum, briket bioarang Desa Kusu memenuhi standar briket dan ekspor serta membutuhkan perbaikan dan evaluasi pada kadar zat volatil.

Keywords: Briket bioarang, kadar zat volatil
KAJIAN BIOEKOLOGI LAMUN DI PERAIRAN SOFIFI KOTA TIDORE KEPULAUAN, PROVINSI MALUKU UTARA

KAJIAN BIOEKOLOGI LAMUN DI PERAIRAN SOFIFI KOTA TIDORE KEPULAUAN, PROVINSI MALUKU UTARA

Authors: Abdul Motalib Angkotasan, Asmar Hi Daud
( 0 downloads)
Abstract

Seagrass is one of coastal and marine ecosystems that have the role, function and great benefits for the survival of a wide range of coastal and marine organisms. In Sofifi Waters, seagrass ecosystem has not yet been researched. Thus this research is very important to do. The research method was using quadrants which placed regularly on five laps. The data collected was analyzed to find the level of type diversity, dominance index and density of its type. This research was conducted in Sofifi Waters on Tidore Islands. Based on the results of the analysis it was found that seagrass Enhalus acroides has highest of cover percentage and the dominance index, followed by Syringodium tisoitifolium which has 0368 of diversity value. Ecological conditions or hydro oceanography is good where temperature, salinity and pH are suitable for seagrass growth. There are sand-muddy and sandy-mud substrates found on the fifth lap of research. In general, Seagrass ecosystem conditions are very good and very supporting for growth of seagrass. The future need for research is to identify the types of seagrass in North Maluku.

Keywords: Seagrass, Ecosystem, Enhalus acroides, Diversity
EVALUASI STATUS KESUBURAN TANAH DAN USAHA PERBAIKAN DI DAS OBA KOTA TIDORE KEPULAUAN

EVALUASI STATUS KESUBURAN TANAH DAN USAHA PERBAIKAN DI DAS OBA KOTA TIDORE KEPULAUAN

Authors: Idris Abd Rachman, Amirudin Teapon
( 0 downloads)
Abstract

The Objectives of study were to find out some chemistry and physical soil conditions, to evaluate and map soil fertility status according Cation Exechange Capasity (CEC), alkali solution (KB), C-organic and N, P, K unsure and to arrange the alternatives of soil management in improving limited factor of soil fertility. Data was collected for soil and physical environment on soil survey method with fisiography approach which is to splite landscape on units of landform then to free survey the landform units. Field observation on soil identification was digging and fullfilling the profile scape. The chemical soil fertility is divided into three categories: (1) high fertility in organosol hemic (Histosol), (2) middle fertility in Rodik Mediteran (Alfisol), Mediteran Gleik (Alfisol), kambisol kromik (Inceptisol) and podsolik rodik (Ultisol) and (3) low fertility in kambisol gleik (Inceptisol), Podsolik Rodik-Ultisol and kambisol Eutrik-Inceptisol. Limited reclamation effort was calcium carbonat for improving pH and organic matter that be able to increase CEC, Kalium and Phosphor. Whole mentioned above can improve the fertility unsure on soil.

Keywords: soil fertility, alternative management, Oba River Basin
PENDUGAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) BERDASARKAN SEBARAN KLOROFIL-A, SALINITAS PERAIRAN DAN SUHU PERMUKAAN LAUT DI PERAIRAN KOTA TERNATE MENGGUNAKAN METODE PENGINDERAAN JAUH

PENDUGAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) BERDASARKAN SEBARAN KLOROFIL-A, SALINITAS PERAIRAN DAN SUHU PERMUKAAN LAUT DI PERAIRAN KOTA TERNATE MENGGUNAKAN METODE PENGINDERAAN JAUH

Authors: Surahman Surahman, Rustam Effendi Paembonan
( 0 downloads)
Abstract

Pemanfaatan sumberdaya perikanan Indonesia diberbagai wilayah yang tersebar di negeri ini, masih memiliki kekurangan yang signifikan. Ini dapat dilihat pada beberapa wilayah perairan yang masih terbuka peluang besar untuk pengembangan pemanfaatannya, dikarenakan belum optimalnya kinerja pemerintah untuk memberikan informasi yang dapat dijadikan sebagai acuan nelayan ketika melakukan aktifitas penangkapan ikan, terutama informasi tentang daerah penangkapan ikan (fishing ground). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan daerah penangkapan ikan berdasarkan sebaran konsentrasi klorofil-a, salinitas perairan dan suhu permukaan laut untuk pendugaan daerah penangkapan ikan cakalang di perairan Kota Ternate, dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, daerah yang sesuai untuk penangkapan ikan cakalang adalah daerah yang memiliki kandungan klorofil-a, salinitas dan suhu perairan yang sesuai dengan faktor oseanografi kehidupan ikan cakalang. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa daerah penangkapan ikan cakalang di perairan Kota Ternate berada pada bagian barat Pulau Ternate dan Pulau Hiri, dengan posisi 1°14'58,94” LU – 127°46'36” BT sampai dengan 1°37'37,4” LU – 126°19'18,6” BT dan 0°35'82,5” LU – 127°81'10,43” BT sampai dengan 1°06'85” LS - 127°39'33,82” BT.

Keywords: Daerah penangkapan ikan, klorofil-a, salinitas, suhu permukaan laut, penginderaan jauh
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA HOME INDUSTRI SIRUP PALA KIE RAHA DI KELURAHAN NGADE KOTA TERNATE

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA HOME INDUSTRI SIRUP PALA KIE RAHA DI KELURAHAN NGADE KOTA TERNATE

Authors: Fatmawati Kaddas
( 0 downloads)
Abstract

This study aims to analyze the best strategic in improving business of home industry “Pala srup Kieraha”at Ngade District of Ternate City. This study has been conducted on June until October, 2014 by using purposive sampling method. The objective of this method is to choose sample deliberately and the sample number is taken once at home industry “Pala syrup Kieraha”producer. Based on SWOT as qualitative analysis used, it shown that the home industry categorized in quadran 1 which means company position has benefit situation. The best strategic to run is the ability in creating an attractive packaging products, expanding distribution of Pala syrup, promoting and developing technology in processing.

Keywords: Pala syrup, strategy development
ANALISIS KANDUNGAN BAHAN ORGANIK DAN BAKTERI Patogen (E. coli) DI PELABUHAN BASTIONG DAN PANTAI KAYU MERAH KOTA TERNATE

ANALISIS KANDUNGAN BAHAN ORGANIK DAN BAKTERI Patogen (E. coli) DI PELABUHAN BASTIONG DAN PANTAI KAYU MERAH KOTA TERNATE

Authors: Mesrawaty Sabar, Inayah Inayah
( 0 downloads)
Abstract

Recently, the development of coastal zone becomes the center of attention and tends to increase their use. This situation is due to the limited availability of urban land, so investment led to coastal area. The effect of land activities causes negative impact to environment, for example is pollution. Organic waste is main source of pollution that entering to beach and piling on coastal waters. The types of organic domestic waste are from household activities such as washing, rinse, carcasses of animals and plants, pesticide waste, pond and hatchery activities. The study aims to analyze the content of organic matters and pathogens bacteria (E.coli), and to know the relationship of both above parameters. The study is conducted approximately one month at Bastiong Port and Kayumerah Beach on Ternate city, North Maluku Province. The observation parameters of BOD, COD, TSS, dissolved organic matter, and Bacteria E.coli are carried out on Productivity and Water Quality Laboratory of Hasanuddin University. The measurement of other parameters (pH, temperature, and salinity) is conducted by in situ. The result shows that the highest concentration of organic matter obtained at station 1 point 2, as same as bacteria found on largest number on that station. On station 2 point 2 is obtained the lowest number of organic matter and also bacteria. The high content of organic matter on station 1 is due to electricity industry that produces waste effluents i.e. oil. This waste cause increase organic matters on waters.

Keywords: E.coli, dissolved organic matter, bacteria pathogen
DISTRIBUSI KOMUNITAS PADANG LAMUN (Seagrass) DI PERAIRAN TANJUNG GOSALE KECAMATAN OBA UTARA KOTA TIDORE KEPULAUAN

DISTRIBUSI KOMUNITAS PADANG LAMUN (Seagrass) DI PERAIRAN TANJUNG GOSALE KECAMATAN OBA UTARA KOTA TIDORE KEPULAUAN

Authors: Muhammad Said Alhaddad, Salim Abubakar
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan adalah mengetahui distribusi jenis pada habitat dekat mangrove, habitat diantara mangrove dan terumbu karang serta habitat dekat terumbu karang, untuk mengetahui kepadatan, keanekaragaman jenis, dominasi jenis dan kemerataan jenis lamun pada habitat dekat mangrove, habitat diantara mangrove dan terumbu karang serta habitat dekat terumbu karang, mengetahui persentase tutupan lamun di perairan tanjung Gosale Desa Guraping Kecamatan Oba Utara. Hasil penelitian diperoleh komposisi dan distribusi jenis lamun yang tumbuh di perairan Tanjung Gosale pada habitat diantara hutan mangrove dan terumbu karang yaitu sebanyak 5 jenis yaitu Thalassia hemprichii, Enhalus acoroides, Halopila minor, Halodule pinifolia dan Syringodium isoetifolium, selanjutnya habitat dekat hutan mangrove dengan komposisi jenis sebanyak 4 jenis yaitu Thalassia hemprichii, Enhalus acoroides, Halopila minor dan Halodule pinifolia. Sedangkan habitat yang memiliki komposisi jenis sedikit yaitu habitat dekat terumbu karang sebanyak 1 jenis yaitu Enhalus acoroides. Kepadatan jenis lamun lebih tinggi pada habitat diantara mangrove dan terumbu karang dan terendah pada habitat dekat terumbu karang. Kepadatan jenis lebih tinggi terdapat pada jenis Thalassia hemprichii. Pola penyebaran menunjukkan semua jenis lamun yang menempati semua habitat memiliki pola penyebaran yang sama yaitu mengelompok. Sedangkan keankeragaman jenis lamun pada habitat dekat mangrove dan diantara mangrove dan terumbu karang tergolong sedang dan tidak ada jenis yang mendominasi serta penyebaran tiap jenis lebih merata. Sedangkan persentase luas tutupan lebih tinggi pada habitat diantara mangrove dan terumbu karang sedangkan terendah pada habitat dekat terumbu karang.

Keywords: Distribusi, Keanekaragaman, Persentase tutupan lamun

About Europub

EuroPub is a comprehensive, multipurpose database covering scholarly literature, with indexed records from active, authoritative journals, and indexes articles from journals all over the world. The result is an exhaustive database that assists research in every field. Easy access to a vast database at one place, reduces searching and data reviewing time considerably and helps authors in preparing new articles to a great extent. EuroPub aims at increasing the visibility of open access scholarly journals, thereby promoting their increased usage and impact.