STUDI MOLECULAR DOCKING SENYAWA FLAVONOID HERBA KUMIS KUCING (Orthosiphon stamineus B.) PADA RESEPTOR α-GLUKOSIDASE SEBAGAI ANTIDIABETES TIPE 2

Journal Title: Jurnal Farmagazine - Year 2020, Vol 7, Issue 2

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar gula (glukosa) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara efektif. Kumis kucing (Orthosiphon stamineus B.) mempunyai khasiat sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah senyawa turunan flavonoid pada herba kumis kucing berpotensi sebagai obat antidiabetes-tipe 2 melalui mekanisme penghambatan α-glucosidase. Jenis penelitian ini adalah in silico menggunakan metode molecular docking. Proses docking dilakukan menggunakan Autodock Vina. Simulasi molecular docking dilakukan untuk menguji potensi senyawa flavonoid yang terkandung dalam kumis kucing sebagai kandidat obat antidiabetes sebagai inhibitor alami enzim α-glukosidase melalui parameter nilai energi bebas Gibbs, konstanta inhibisi, ikatan hidrogen dan residu asam amino. Hasil simulasi menunjukan senyawa flavonoid yang memiliki nilai energi bebas Gibbs terbaik yaitu 5,6,7,3’-tetrametoksi-4’hidroksi-8-C-prenylflavon sebesar -8.2 Kkal/mol sedangkan nilai energi bebas Gibbs acarbose adalah -8.7 Kkal/mol. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa senyawa flavonoid pada kumis kucing belum berpotensi untuk dijadikan sebagai kandidat obat antidiabetes-tipe 2 dalam menggantikan akarbose melalui mekanisme penghambatan α-glucosidase.

Authors and Affiliations

Indah Wulan Sari, Junaidin Junaidin, Dina Pratiwi

Keywords

Related Articles

ANALISIS KANDUNGAN TIMBAL DAN KADMIUM PADA KERANG HIJAU (Perna viridis L.) DI PERAIRAN KABUPATEN TANGERANG MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM

Kerang hijau sangat digemari oleh masyarakat karena harga yang lebih murah dari ikan. Kualitas kerang hijau dapat menurun jika ada pencemaran logam berat seperti timbal dan kadmium dalam perairan yang mempunyai dampak bu...

IDENTIFIKASI DAN PENETAPAN KADAR PENTOXYFILLIN DALAM SEDIAAN TABLET SECARA SPEKTROFOTOMETRI FOURIER TRANSFORM INFRARED (FT-IR) DAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VISIBEL

Aterosklerosis memiliki peranan penting dalam penyakit jantung koroner dengan ditandai dengan adanya penumpukan terus-menerus plak di dinding pembuluh darah arteri koroner. Pentoxyfillin merupakan turunan metilxantin....

FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SALEP ANTI JERAWAT EKSTRAK ETANOL 96% DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes

Ekstrak etanol 96% daun pepaya (Carica papaya L.) memiliki aktivitas farmokologi sebagai antibakteri, antelmintik, antimalaria dan antiinflamasi. Aktivitas tersebut diduga disebabkan kandungan kimia yang terdapat di dala...

STUDI MOLECULAR DOCKING SENYAWA FLAVONOID HERBA KUMIS KUCING (Orthosiphon stamineus B.) PADA RESEPTOR α-GLUKOSIDASE SEBAGAI ANTIDIABETES TIPE 2

Diabetes Mellitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar gula (glukosa) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara efektif. Kumis kucing (Orthosiphon stamineus B.) mempunya...

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANEMIA PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UMUM KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2018

Gagal ginjal kronik adalah kerusakan ginjal selama 3 bulan atau lebihdisebabkan oleh abnormalitas struktural atau fungsional dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerulus. Terapi gagal ginjal kronik yang banyak di...

Download PDF file
  • EP ID EP690491
  • DOI http://dx.doi.org/10.47653/farm.v7i2.194
  • Views 141
  • Downloads 0

How To Cite

Indah Wulan Sari, Junaidin Junaidin, Dina Pratiwi (2020). STUDI MOLECULAR DOCKING SENYAWA FLAVONOID HERBA KUMIS KUCING (Orthosiphon stamineus B.) PADA RESEPTOR α-GLUKOSIDASE SEBAGAI ANTIDIABETES TIPE 2. Jurnal Farmagazine, 7(2), -. https://europub.co.uk/articles/-A-690491