VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan

VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan

Basic info

  • Publisher: LPPM STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
  • Country of publisher: indonesia
  • Date added to EuroPub: 2019/May/17

Subject and more

  • LCC Subject Category: Education
  • Publisher's keywords: Education and Teaching, Learning Theory, Educational Multimedia, Learning Theory, Class Action Research (CAR), E-Learning, Curriculum
  • Language of fulltext: indonesian
  • Full-text formats available: PDF

Publication charges

  • Article Processing Charges (APCs): No
  • Submission charges: No
  • Waiver policy for charges? No

Editorial information

Open access & licensing

  • Type of License: CC BY-SA
  • License terms
  • Open Access Statement: Yes
  • Year open access content began: 2013
  • Does the author retain unrestricted copyright? False
  • Does the author retain publishing rights? False

Best practice polices

  • Permanent article identifier: DOI
  • Content digitally archived in: Nopolicy
  • Deposit policy registered in: None

This journal has '83' articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 5 NANGA KAYAN

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 5 NANGA KAYAN

Authors: Benediktus Ege, Rusmin Nuryadin
( 0 downloads)
Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan manusia di kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan bentuk penelitian pre eksperimen dan desain one group pretest-postest. Pengumpulan data dilakukan melalui tes awal dan tes akhir pembelajaran untuk mengetahui hasil belajar siswa. Selain itu data lainnya adalah angket respon siswa. Rerata hasil belajar siswa sebelum penelitian adalah 53.57 dengan kategori rendah dan setelah pelansanaan penelitian adalah 76.19 dengan kategori tinggi dan tingkat ketuntasan klasikal 85.71 % serta indeks gain 0.49 (sedang). Tanggapan siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe STAD sangat kuat (88.57%). Hasil uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel (11.41 > 2.086) yang berarti hipotesis Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Kooperatif tipe STAD berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan manusia di kelas VIII SMP Ngeri 5 Nanga Kayan.

Keywords: Model Pembelajaran, Cooperative Learning Tipe STAD, Hasil Belajar
DUDU: SUNTINGAN TEKS, TERJEMAHAN DAN ANALISIS STRUKTUR (Kajian Sastra Lisan Dayak Kantuk Rembai)

DUDU: SUNTINGAN TEKS, TERJEMAHAN DAN ANALISIS STRUKTUR (Kajian Sastra Lisan Dayak Kantuk Rembai)

Authors: Petrus Rico, Debora Korining Tyas, Sri Astuti
( 0 downloads)
Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini yang pertama karena dudu masih hidup dikalangan masyarakat Dayak Kantuk Rembai. Kedua, orang yang mampu menuturkannya semakin sedikit. Oleh karena itu, peneliti beranggapan tidak menutup kemungkinan beberapa tahun ke depan, dudu akan hilang sehingga perlu didokumentasikan dan dipelajari. Ketiga, akhir-akhir ini masyarakat cenderung menyukai hiburan yang ditampilkan di media elektronik, misalnya televisi. Keempat, sastra daerah belum pernah menjadi bahan pembelajaran dalam sekolah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “bagaimanakah suntingan teks, terjemahan dan analisi struktur dudu Dayak Kantuk Rembai”. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan suntingan teks, terjemahan dan analisi struktur dudu Dayak Kantuk Rembai. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan teknik catat. Penelitian dilaksanakan di Desa Kenepai Komplek, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur bahasa dudu terdapat kalimat pembuka dan penutup, kalimat sapaan, pengulangan kata, persamaan bunyi, diksi dan gaya bahasa. Struktur naratif dudu, setiap teks ditemukan unsur-unsur narasi cerita, teks A dengan judul Pusaka Menua Gansi terdapat tujuh unsur narasi, yaitu hutan adat adalah milik bersama, hutan adat dijual, penggarapan bekas ladang (mudak), lahan dijual harga murah, hutan adat degupung, hutan leluhur (Puyang) jangan dijual, masyarakat lokal jangan menjadi kuli di tanah sendiri. Teks teks B dengan judul Tanda Pangkat Betakliap Lekat De Dada terdapat empat unsur narasi, yaitu dosen yang memiliki banyak pengetahuan, sekolah sampai ke negeri Perancis, dosen yang memiliki pangkat tinggi, dosen yang terkenal. Teks C dengan judul Anak Kemuan Kalimantan terdapat empat unsur narasi, yaitu anak harus sekolah, anak dapat menjadi Menteri dan Bidan, jangan pikirkan rugi, dan anak pintar dapat membangun pulau Kalimantan. Hasil penelitian ini dapat diterapkan dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMA kelas X dengan standar kompetensi yaitu mendengarkan. Kompetensi dasar 5. memahami puisi yang disampaikan secara langsung/tidak langsung.

Keywords: Dudu, Suntingan Teks, Terjemahan, Struktur
ANALISIS KEMAMPUAN PEDAGOGIK GURU MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SEKOLAH DASAR NEGERI 08 SINTANG

ANALISIS KEMAMPUAN PEDAGOGIK GURU MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SEKOLAH DASAR NEGERI 08 SINTANG

Authors: Eliana Yunitha Seran, Veronika Susanti Tri Widyaningsih
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan analisis kemampuan pedagogik guru mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial kelas V sekolah dasar negeri 08 sintang tahun pelajaran 2013/2014. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subyek penelitian yaitu 1 orang guru bidang studi Ilmu Pengetahuan Sosial serta murid kelas VA Sekolah Dasar Negeri 08 Sintang berjumlah 28 orang. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik observasi, teknik wawancara, serta teknik dokumentasi. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data di lapangan adalah pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yaitu hasil observasi dan wawancara diperoleh suatu gambaran bahwa kemampuan pedagogik guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial pada proses pembelajaran merupakan hal yang utama, pada tahap pelaksanaannya guru Adanya faktor pendukung yaitu kebijakan pengembangan kualifikasi dan guru ikut serta dalam pelatihan-pelatihan serta meningkatkan keterampilan tekhnologi informatika, buku-buku penunjang yang berhubungan dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Dan faktor penghambat materi yang diajarkan dirasakan guru terlalu banyak sehingga kesuliatan dalam menyampaikan materi yang harus disesuaikan dengan waktu. Kemampuan pedagogik guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar.

Keywords: Kemampuan, Pedagogik, Ilmu Pengetahuan Sosial
WAWASAN MULTIKULTURAL DALAM SUPERVISI AKADEMIK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ASPEK FIQIH DI SMP NEGERI KABUPATEN SINTANG

WAWASAN MULTIKULTURAL DALAM SUPERVISI AKADEMIK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ASPEK FIQIH DI SMP NEGERI KABUPATEN SINTANG

Authors: Ilhamdi Ilhamdi
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini adalah merupakan bagian dari upaya untuk memperbaiki pendidikan agama Islam (PAI), meningkatkan kompetensi guru dan pengawas. Penelitan ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui deskripsi dan menganalisis materi PAI aspek fiqih di SMP Negeri Kabupaten Sintang, apakah telah memuat prinsip-prinsip multikultural. (2) Untuk mengetahui deskripsi Rencana Kepengawasan Akademik (RKA) pengawas dalam materi pendidikan agama Islam aspek fiqih pada SMP Negeri Kabupaten Sintang apakah sudah berwawasan multikultural. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terbagi dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder.Sumber data primer meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) guru dan Rencana Kepengawasan Akademik (RKA) pengawas. Sedangkan sumber data sekunder terdiri dari bahan ajar materi pendidikan agama Islam aspek fiqih pada SMP Negeri Kabupaten Sintang.Untuk menganalisis data penelitian digunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian bahwa isi materi pendidikan agama Islam SMP aspek fiqih untuk kelas tujuh, kelas VII, VIII, dan kelas IX semester ganjil dan genap tidak memuat prinsip-prinsip yang berwawasan multikultural. Begitu juga dalam dokumen rencana kepengawasan akademik (RKA) pengawas PAI Tahun Pelajaran 2013/2014 semester ganjil dan genap masih difokuskan pada proses pembelajaran dan administrasi guru. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka disarankan hendaknya kurikulum dan materi PAI aspek fiqih harus terus dikembangkan dengan memuat prinsip-prinsip multikultural, dengan cara melibatkan semua unsur yang berkompeten terutama GPAI dan pengawas.

Keywords: Rencana Kepengawasan Akademik (RKA), PAI Aspek Fiqih, dan Multikultural
ANALISIS PERAN GURU DALAM MENANAMKAN RANAH AFEKTIF PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA KELAS XI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 01 PENGKADAN)

ANALISIS PERAN GURU DALAM MENANAMKAN RANAH AFEKTIF PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA KELAS XI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 01 PENGKADAN)

Authors: Sapto Purnomo, Waluyo Waluyo
( 0 downloads)
Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru menanamkan ranah afektif dalam pembelajaran pendidikan Kewarganegaraan di kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri 01 Pengkadan. Penelitian ini merupakan penelitian survey. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pengkadan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dalam penelitian ini penulis ingin menganalisis kemudian mendeskripsikan keadaan tentang peran guru menanamkan ranah afektif dalam pembelajaran PKn di kelas XI IPS SMA Negeri 01 Pengkadan. Alat pengumpul data penelitian adalah observasi, wawancara, angket, serta dokumentasi Hasil penelitian yang diperoleh adalah Peran guru dalam menanamkan ranah afektif pada pembelajaran PKn pada siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pengkadan sangat diperlukan. Guru memberikan teladan dan menanamkan kepada siswa untuk berbuat jujur, bersikap positif, disiplin, tidak sombong, dan berinteraksi dengan baik dalam masyarakat. Faktor pendukung dalam upaya menanamkan ranah afektif siswa pada pembelajaran PKn adalah guru harus menanamkan sikap moral, tanggungjawab, rasa hormat, keadilan, keberanian, kejujuran, rasa kebangsaan, displin diri, toleransi, ketekunan, percaya diri, kesopanan, kerajinan, dan kematangan sikap kepada siswa. Tujuannya untuk menanamkan ranah afektif agar dilaksanakan siswa. Faktor-faktor penghambat upaya menanamkan ranah afektif siswa pada pembelajaran PKn adalah berasal dari guru, siswa, orang tua dan masyarakat.

Keywords: Peran Guru, Penanaman Ranah Afektif
HUBUNGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DENGAN HASIL BELAJAR SISWA

HUBUNGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DENGAN HASIL BELAJAR SISWA

Authors: Agusta Kurniati
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan Kompetensi Profesional Guru dengan Hasil Belajar Siswa kelas IV di SDN 02 Batu Buil dengan Metode penelitian Kuantitatif bentuk Korelasi. Jumlah populasi sebesar 121 orang siswa dan sampel 30 orang siswa ditentukan dengan teknik random sampling. Adapun hasil penelitian untuk persentase angket sebesar 84%, sedangkan perhitungan rata – rata hasil belajar siswa adalah 76,40. Perhitungan dilanjutkan secara statistik dengan nilai r hitung sebesar 0,69 yang berada pada kategori “kuat”, dan hasil perhitungan koefisien determinan KP= 47,61 %. Dari hasil uji signifikan diperoleh thitung sebesar 5,048 dan dibandingkan dengan ttabel 2,048 maka thitung lebih besar dari ttabel artinya Ha diterima dan Ho ditolak, terdapat hubungan antara kompetensi Profesional Guru dengan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 02 Batu Buil.

Keywords: Korelasi, Profesional Guru, Hasil Belajar
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA DI KELAS XI SMA NEGERI 1 PUTUSSIBAU

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA DI KELAS XI SMA NEGERI 1 PUTUSSIBAU

Authors: Florentina Rahayu Esti Wahyuni, Eva Kurniati
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode pembelajaran problem solving terhadap kemampuan berfikir kritis siswa pada materi Sistem Reproduksi Manusia di kelas XI SMA Negeri 1 Putussibau. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design dan sampel dipilih secara sampling jenuh. Sampel penelitian adalah kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 1 sebagai kelas kontrol. Tehnik pengumpulan data yaitu teknik observasi langsung, tehnik pengukuran dan tehnik komunikasi tidak langsung. Alat pengumpul data berupa lembar observasi, soal tes dan angket. Persentase total observasi aktivitas guru untuk kedua pertemuan yaitu 100%. Persentase total observasi aktivitas siswa pada kedua pertemuan yaitu 88,59%. Nilai rata-rata pretest dan posttest kelas eksperimen sebesar 62,9 dan 86,1. Nilai rata-rata pretest dan posttest kelas kontrol sebesar 60,9 dan 76,6. Data hasil uji t posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu –ttabel ≤ thitung ≥ + ttabel = - 2,000 ≤ 5,398 ≥ 2,000, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Nilai effect size sebesar 1,403 dengan kriteria tinggi. Persentase total data angket sebesar 84,5 % dengan interpretasi tinggi, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran problem solving mendapat respon yang sangat baik dari siswa-siswi kelas XI IPA 2 SMA N 1 Putussibau.

Keywords: Kemampuan, Pedagogik, Ilmu Pengetahuan Sosial
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 07 SUNGAI LAIS

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 07 SUNGAI LAIS

Authors: Imanuel Sairo Awang, Adpriyadi Adpriyadi
( 0 downloads)
Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan metode demonstrasi terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA tentang sifat-sifat cahaya di kelas V SD Negeri 07 Sungai Lais. Penelitian ini dilakukan di kelas V SD Negeri 07 Sungai Lais terdiri atas 18 peserta didik, yaitu12 peserta didik putra dan 6 peserta didik putri. Penelitian tindakan kelas ini melalui dua siklus,tiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Setelah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode demonstrasi pada siklus pertama, hasil belajar peserta didik yang tuntas adalah 17 peserta didik dari 18 peserta didik dengan persentase tuntas 94,44 % dan tidak tuntas 5,54 %. Pada siklus kedua hasil belajar peserta didik tuntas 18 peserta didik dari 18 peserta didik, dengan persentase tuntas 100 % dan tidak tuntas 0 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode demonstrasi pada mata pelajaran IPA tentang sifat-sifat cahaya dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V SD Negeri 07 Sungai Lais.

Keywords: Hasil belajar, Metode Demonstrasi, PTK
PEMBELAJARAN IPA BERVISI SETS UNTUK PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR DAN PENINGKATAN SIKAP TANGGAP BENCANA SISWA KELAS IV SD SWASTA & NEGERI (SD Kristen Imanuel Nanga Pinoh & SD Negeri 1 Nanga Pinoh)

PEMBELAJARAN IPA BERVISI SETS UNTUK PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR DAN PENINGKATAN SIKAP TANGGAP BENCANA SISWA KELAS IV SD SWASTA & NEGERI (SD Kristen Imanuel Nanga Pinoh & SD Negeri 1 Nanga Pinoh)

Authors: Nelly Wedyawati
( 0 downloads)
Abstract

The aims of this study are; 1. to learn the effect of science which feature SETS visions that integrates student attitude toward disaster, 2. to know the differences between students achievements in the subject for fourth grade of private and state elementary students, 3. To learn the improvement of students attitude toward disaster, and 4. to learn their respons on the learning process. This was an experimental research. The population covers the state and private school students. The objects are the students achievements and attitudes toward the natural disaste. The basic competency is on the physical environment changes in the earth. The data were collected by using cognitive test, observation and questionaire. The results showed that the learning outcomes of those treated with TGT model in the learning of science that feature SETS vision is better than those with non TGT model. The average achievement of students in the private school (86) was better than those in the state school 1 (75). There was no significant difference of scores in attitude toward natural disaster between students treated with TGT (94) and those treated with Non TGT model (93), in the score range from 0 to 100.

Keywords: Science-Environtmen-Technology-Society, Teams-Games-Tournaments, Disaster awareness
HUBUNGAN KEAKTIFAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT DALAM PROSES PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

HUBUNGAN KEAKTIFAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT DALAM PROSES PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Authors: Warkintin Warkintin
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeahui hubungan keaktifan siswa mengemukakan pendapat dalam proses pembelajaran dengan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan Siswa. Penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan bentuk penelitian studi korelasi pearson product moment. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMP Nusantara Indah Sintang dan sampel penelitian yang dipilih secara teknik random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi tidak langsung dan teknik observasi langsung, dan teknik dokumentasi. Alat pengambilan data yang digunakan berupa lembar angket, lembar observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis uji korelasi pearson product momet pada taraf signifikansi 5% membuktikan bahwa nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,7 > 0,355 rtabel. Lebih lanjut hasil uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 5,4 > 0,245 ttabel pada uji dua sisi pada taraf signifikan 5%, yang berarti menolak Ho dan menerima Ha, yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan mngemukakan pendapat dalam proses pembelajaran dengan hasil belajar pendidikan kewarganegaraan siswa.

Keywords: Keaktifan Mengemukakan Pendapat, Hasil Belajar Siswa, Uji Korelasi pearson product moment
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERMODIFIKASI MAKE A MATCH TERHADAP UPAYA PENCAPAIAN KETUNTASAN BELAJAR EKONOMI PADA SISWA KELAS X SMA NUSANTARA INDAH, SINTANG, KALIMANTAN BARAT

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERMODIFIKASI MAKE A MATCH TERHADAP UPAYA PENCAPAIAN KETUNTASAN BELAJAR EKONOMI PADA SISWA KELAS X SMA NUSANTARA INDAH, SINTANG, KALIMANTAN BARAT

Authors: Yulia Suriyanti
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD bermodifikasi Make A Match dengan didukung kemampuan awal, motivasi, minat dan aktivitas belajar siswa terhadap pencapaian ketuntasan belajar ekonomi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas di SMA Nusantara Indah Sintang yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian siswa kelas XE, data diperoleh melalui observasi, tes, angket, wawancara serta dokumentasi. Dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil dari setiap siklus.Hasil dari penelitian ini adalah adanya peningkatkan nilai akhir siswa yaitu pada awal pembelajaran, jumlah siswa yang tuntas pada pelajaran Ekonomi hanya 13,15% dengan skor angket minat belajar awal 77,24 kategori rendah, skor angket motivasi belajar 63,23 kategori rendah, dan skor angket aktivitas belajar 61,15 juga dengan kategori rendah. Kemudian, ketuntasan belajar siswa meningkat pada siklus I yaitu 51,42%. Diikuti dengan meningkat pula skor angket minat belajar menjadi 93,31 kategori tinggi, angket motivasi belajar 70,51 kategori tinggi dan skor angket aktivitas belajar yaitu 67,85 dengan kategori rendah. Peningkatan semakin bertambah pada siklus II yaitu 91,42% , skor angket minat belajar menjadi 114,77 kategori tinggi, angket aktivitas belajar 89,74 kategori tinggi dan angket motivasi belajar 90,17 dengan kategori tinggi.

Keywords: Pembelajaran kooperatif, motivasi belajar, ketuntasan belajar Ekonomi
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENGOPTIMALKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENGOPTIMALKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA

Authors: Avelius Dominggus Sore
( 0 downloads)
Abstract

Masalah penelitian ini adalah: “Bagaimana Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Mengoptimalkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa” 1) Apakah model pembelajaran berbasis masalah efektif dalam mengoptimalkan hasil belajar siswa? 2) Apakah model pembelajaran berbasis masalah efektif dalam mengoptimalkan berpikir kritis siswa 3.) Apakah terdapat perbedaan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dibandingkan dengan tidak menggunakan model pembelajaran berbasis masalah? Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis sesudah digunakan atau tidak digunakan model pembelajaran. Metode penelitian ini quasy eksperimen, bentuk penelitian pos-test only control design. Teknik pengumpulan data teknik komunikasi tidak langsung dan studi dokumenter. Alat pengumpul data angket dan lembar catatan. Teknik pengolahan data uji t. Hasil penelitian menunjukkan hasil Belajar dan kemampuan berpikir kritis sesudah digunakan model dengan nilai rata-rata hasil belajar 66,27, dan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis 71,18. Sedangkan yang tidak menggunakan model pembelajaran berbasis masalah nilai rata-rata hasil belajarnya 57,49, dan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis 61,76.

Keywords: Pembelajaran Berbasis Masalah, Berpikir Kritis
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI SEL DI KELAS XI IPA

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI SEL DI KELAS XI IPA

Authors: Benediktus Ege, Riana Vintin
( 0 downloads)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Model Pembelajaran Inkuiri terhadap Keterampilan Proses Sains pada Materi Sel. Variabel dalam penelitian ini ada dua yaitu variabel bebas “model pembelajaran inkuiri” dan variabel terikat “keterampilan proses sains”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Bentuk penelitian yang digunakan yaitu Quasy-exsperiment dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah soal tes. Berdasarkan perhitungan hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata pretest 61,6 untuk kelas eksperimen dan 61,90 untuk kelas kontrol serta nilai rata-rata posttest 78,9 untuk kelas eksperimen dan 71,14 untuk kelas kontrol. Peningkatan Keterampilan proses sains siswa dihitung dengan rumus N – Gains kelas eksperimen didapatkan hasil nilai rata-rata N – Gains sebesar 0,45 masuk kategori “Sedang” dan pada kelas kontrol didapatkan hasil nilai rata-rata N – Gain sebesar 0,25 masuk kategori “Rendah”. Teknik pengolahan data menggunakan Uji U Mann Whitney pada data pretest, karena pada kelas kontrol pretest data berdistribusi tidak normal, sedangkan pada data postest menggunakan Uji T karena jumlah siswa 30 orang pada kelas eksperimen dan 29 orang pada kelas kontrol dan kedua data postest berdistribusi normal serta homogen. Pada hasil pretest diketahui bahwa nilai Zhitung adalah -0,106 sedangkan nilai Ztabel pada a = 5% adalah ±1,96. Sehingga dapat disimpulkan bahwa -1,96 ≤ -0,106 ≤ 1,96 maka yang diterima yaitu Ho yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains siswa pada materi sel antara siswa pada kelas kontrol dengan kelas eksperimen sebelum pembelajaran (pretest). Pada hasil postest diketahui bahwa nilai thitung adalah 3,21 sedangkan nilai ttabel pada α = 5% dengan db (N1 + N2 – 2 = 57) adalah 2,00. Hal ini berarti nilai thitung > ttabel (3,21 > 2,00) maka Ha diterima yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains siswa pada materi sel antara siswa pada kelas kontrol dengan metode konvensional dan kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri. Efektivitas model pembelajaran inkuiri 0,78 kategori Rendah.

Keywords: Efektivitas, Inkuiri, Keterampilan Proses Sains, Sel
PEMANFAATAN TANAMAN BAMBU UNTUK MEMBUAT ANEKA KERAJINAN TANGAN KHAS SUKU DAYAK DESA SEBAGAI ALTERNATIF PENINGKATAN KREATIVITAS MAHASISWADALAM MENGANALISIS PELUANG BISNIS

PEMANFAATAN TANAMAN BAMBU UNTUK MEMBUAT ANEKA KERAJINAN TANGAN KHAS SUKU DAYAK DESA SEBAGAI ALTERNATIF PENINGKATAN KREATIVITAS MAHASISWADALAM MENGANALISIS PELUANG BISNIS

Authors: Emilia Dewiwati Pelipa
( 0 downloads)
Abstract

Tujuan penelitian adalah meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam menganalisis peluang bisnis dengan cara memanfaatkan tanaman bambu yang banyak tumbuh di alam kalimantan barat khususnya kabupaten Sintang. Tanaman bambu dimanfaatkan untuk membuat aneka kerajinan tangan khas suku dayak desa yang dikemas dalam bentuk souvenir dengan kreasi model-model baru merubah ukuran aslinya menjadi miniatur yang lebih kecil ukurannya sehingga cocok digunakan sebagai cindera mata.Adapun jenis kerajinan tangan khas suku dayak desa yang ada di kabupaten Sintang yang telah dimodifikasi menjadi souvenir diantaranya cupai, takin, tanggui, capan, keban, tabung, keranjang bakul dan tikar. Hasil kerajinan tangan ini selanjutnya dipasarkan melalui praktek pemasaran pada matakuliah analisis peluang bisnis dimana mahasiswa diberikan kesempatan untuk menjual hasil kerajinan tangannya di kantin kampus; selain itu produk juga dapat dipesan untuk souvenir pernikahan, souvenir ulang tahun, dan dititipkan pada toko cenderamata. Produk telah berhasil dipasarkan dengan mendatangkan keuntungan sebesar Rp. 864.000 dari 100 unit Produk . Kegiatan ini akan terus berlanjut dan dikembangkan dengan target membuat galeri khusus serta memperluas pangsa pasar.

Keywords: kerajinan tangan, kreativitas mahasiswa, peluang bisnis
KETAATAN SISWA DALAM MEMATUHI TATA TERTIB SEKOLAH (Studi Kasus Pada Siswa SMA Nusantara Indah Sintang)

KETAATAN SISWA DALAM MEMATUHI TATA TERTIB SEKOLAH (Studi Kasus Pada Siswa SMA Nusantara Indah Sintang)

Authors: Mardawani Mardawani
( 0 downloads)
Abstract

This research was conducted at SMA Nusantara Indah Sintang entitled: “The Obedience ofStudents in Obeying School Rules (Case Study SMA Nusantara Sintang). The problem of theresearch is “How is the obedience of students in obeying the shcool rules?”. The purpose ofthe research is to know how the obedience of the students in obeying the school rules. Thisresearch used descriptive qualitative case study. The data was collected from thequestionnaire, interview, and the documentation. The result of the research shows that 1) Theobedience of the students in obeying the school rules is good, yet some students are stilldisobedient to the school rules. 2) The response of the students to the punisment for thestudents who are still disobedient to the school rules is good. 3) The school’s effort towardsthe rules is good, but the proportion of the reward and punishment must be balanced.For the suggestion, it is expected that the school will make the rules stricter and balance thereward and relevant punishment.

Keywords: Obedience and school rules

About Europub

EuroPub is a comprehensive, multipurpose database covering scholarly literature, with indexed records from active, authoritative journals, and indexes articles from journals all over the world. The result is an exhaustive database that assists research in every field. Easy access to a vast database at one place, reduces searching and data reviewing time considerably and helps authors in preparing new articles to a great extent. EuroPub aims at increasing the visibility of open access scholarly journals, thereby promoting their increased usage and impact.